Kemenkes Targetkan Vaksinasi 1,5 Juta Nakes Rampung Februari

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Mas Alamil Huda

Bidan menyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac tahap kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (2/2). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga 2 Februari 2021 sebanyak 596.260 orang Sumber Daya Manusia Kesehatan telah menerima vaksinasi tahap pertama dan 51.999 orang untuk vaksinasi tahap kedua.
Bidan menyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac tahap kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (2/2). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga 2 Februari 2021 sebanyak 596.260 orang Sumber Daya Manusia Kesehatan telah menerima vaksinasi tahap pertama dan 51.999 orang untuk vaksinasi tahap kedua. | Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah menargetkan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan akan tercapai paling lambat akhir Februari. Target vaksinasi Covid-19 dalam waktu itu bisa mencakup 1,5 juta tenaga kesehatan di seluruh daerah. Hingga Senin (1/2) kemarin, pemerintah telah melakukan vaksinasi terhadap lebih dari 500 ribu tenaga kesehatan. 

“Melihat jumlah tenaga kesehatan yang saat ini telah divaksinasi dan pengalaman puluhan tahun melakukan vaksinasi, maka kami optimistis 1,5 juta target tenaga kesehatan dapat tercapai paling lambat akhir Februari,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (2/2).

Nadia menegaskan, vaksinasi Covid-19 sangat penting dilakukan dan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan risiko yang ditimbulkan. Berdasarkan laporan Komnas KIPI, hingga saat ini semua reaksi setelah vaksinasi diberikan bersifat ringan dan tak serius.

Melalui vaksinasi ini, pemerintah berharap dapat membentuk kekebalan kelompok terhadap virus Covid-19 sehingga laju penularan pun dapat ditekan. Meskipun telah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19, Nadia mengimbau masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk menekan angka penularan kasus.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Jabar Antisipasi Lonjakan Limbah Medis

Vaksin dan Prokes Saling Melengkapi Sebagai Lapisan Proteksi

Contohlah Evaluasi PPKM DKI Jakarta dan Jawa Barat

Vaksinasi Massal Harus Pertimbangkan Jumlah Vaksinator

Rencana Pemotongan Insentif Nakes Masih Direncanakan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image