Sumbar Kini Bebas Zona Merah Covid-19

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ilham Tirta

Sumatra Barat.
Sumatra Barat. | Foto: dok Republika

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar), Jasman Rizal mengatakan, Sumbar saat ini sudah bebas dari zona merah Covid-19. Meski begitu, data terbaru menyatakan, ada 19 kabupaten dan kota di Sumbar yang masuk zonasi.

"Dari 19 wilayah kabupaten dan kota, delapan wilayah orange dan 11 wilayah kuning," kata Jasman, Ahad (7/2).

Jasman menyebut, delapan zona orange di Sumbar adalah Kabupaten Pasaman Barat dengan skor 2,40; Kota Bukittinggi skor 2,37; Kabupaten Pasaman skor 2,31; Kabupaten Solok skor 2,29; Kabupaten Agam skor 2,24; Kabupaten Sijunjuang skor 2,20; Kabupaten Pesisir Selatan skor 2,17; dan Kabupaten 50 Kota dengan skor 2,13.

Sementara, 11 zona kuning adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan skor 2,64; Kabupaten Dharmasraya skor 2,59; Kota Payokumbuah skor 2,59; Kota Padang Panjang skor 2,54. Kemudian, Kota Pariaman skor 2,52; Kota Solok skor 2,51; Kota Sawahlunto skor 2,51; Kabupaten Tanah Datar skor 2,51; Kabupaten Solok Selatan skor 2,50; Kabupaten Padang Pariaman skor 2,50; dan Kota Padang dengan skor 2,44.

"Melihat skor di atas, pada pekan ke-47 pandemi Covid-19 di Sumbar, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar akan semakin mempercepat memutus mata rantai Covid-19," ujar Jasman.

15 indikator kesehatan masyarakat dalam penetapan zonasi adalah: 

- Penurunan jumlah kasus positif selama dua pekan terakhir dari puncak.
- Jumlah kasus aktif pada pekan terakhir kecil atau tidak ada.
- Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama dua pekan terakhir dari puncak.
- Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama dua pekan terakhir dari puncak.
- Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama dua pekan terakhir dari puncak.
- Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama dua pekan terakhir dari puncak.
- Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif - insiden kumulatif kasus positif per 100 ribu penduduk.
- Penurunan laju insidensi kasus positif per 100 ribu penduduk.
- Penurunan angka kematian per 100 ribu penduduk.
- Jumlah pemeriksaan sample diagnosis mengikuti standar WHO.
- Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama dua pekan.
- Positivity rate kurang dari 5 persen.
- Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19.
- Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20 persen jumlah ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Zonasi Covid di Sumbar: 8 Orange dan 11 Kuning

Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 58 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 167 Orang

Sudah 521 Warga Sumatra Barat Meninggal karena Covid-19

Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 273 Kasus

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image