JK: Demokrasi Turun Maka Korupsi Naik

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bayu Hermawan

Wakil Presiden 10 dan 12 Jusuf Kalla
Wakil Presiden 10 dan 12 Jusuf Kalla | Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengomentari turunnya indeks demokrasi di Indonesia. JK menyebut salah satunya adalah biaya demokrasi yang masih terlalu mahal.

"Demokrasi kita terlalu mahal, akhirnya, demokrasi tidak berjalan dengan baik," ujar JK dalam Mimbar Demokrasi Kebangsaan Fraksi PKS DPR dikutip dari Youtube PKS TV, Sabtu (13/2).

Baca Juga

Mahalnya demokrasi terbukti dari biaya besar yang diperlukan untuk menjadi anggota legislatif atau kepala daerah. Hal inilah yang menyebabkan adanya proses untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

"Maka disitulah terjadinya menurunya demokrasi, kalau demokrasi menurun, maka korupsi juga naik, itulah yang terjadi," kata JK.

Hal tersebutlah yang dinilai menjadi salah satu penyebab indeks demokrasi di Indonesia menurun. Di mana berdasarkan Economist Intelligence Unit (EIU), Indonesia mengalami penurunan indeks demokrasi sejak 14 tahun terakhir.

"Ini bukan demokrasinya menurun, tapi apa yang kita lakukan dalam demokrasi itu. Tentu ada hal-hal objektif yang tidak sesuai dengan dasar-dasar demokrasi yang kita ketahui," kata JK.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya check and balance dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Khususnya kepada pemerintah, yang meminta semua pihak untuk lebih aktif dalam mengkritik kinerjanya.

"Tentu banyak pertanyaan, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita," ucapnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


JK: Demokrasi tidak Lepas dari HAM

Indeks Demokrasi Papua Barat Terendah di Indonesia

Kemenko Polhukam Apresiasi Naiknya Indeks Demokrasi di Jatim

Kemenko Polhukam Harap Kenaikan Indeks Demokrasi Terjaga

BPS: Pemilu Sebabkan Tingkat Kebebasan Berkeyakinan Menurun

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image