Tempat Usaha Langgar PSBB, Disanksi Tutup 14 Hari

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Wali Kota Bandung Oded M Danial.
Wali Kota Bandung Oded M Danial. | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengancam bakal mulai menerapkan sanksi penyegelan selama 14 hari terhadap para tempat usaha yang melanggar aturan pembatasan sosial pada masa pandemi Covid-19. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, saat ini masih marak ditemukan tempat usaha yang melakukan pelanggaran.

"Pelanggaran itu nyata ada, makanya ini jadi pemikiran kita. Hal itu pun jadi penguatan di saat penegakan hukum itu harus lebih maksimal," kata Ema di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (22/2).

Menurut Ema, rencana pemberian sanksi 14 hari itu pun masih menjadi pembahasan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Apabila hal itu sudah ditetapkan dan diputuskan oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial, maka ada perubahan atas Peraturan Wali Kota Bandung.

"Kalau itu final nanti terjadi perubahan, nanti perubahannya lebih kepada aspek penegakan hukum," katanya.

Wali Kota Bandung Oded M Danial meminta agar pembahasan sanksi tempat usaha yang melanggar dimatangkan sesegera mungkin agar seluruh peraturan yang lebih tegas bisa segera dikeluarkan. "Dari hasil keliling subuh itu (pantauan), instruksi saya itu segera dituntaskan pembahasannya," kata Oded.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Oded: Tindak Konvoi Motor yang Ugal-ugalan

Wali Kota Oded Minta Camat Turun Langsung Atasi Covid-19

Wali Kota Bandung Dukung Wacana Peniadaan Libur Imlek

Pemkot Bandung Beri Alasan tak Berlakukan Cek Poin Saat PSBB

Kasus Covid-19 di Bandung Naik, Kesembuhan Turun

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark