Walkot: Sungai dan Embung di Tangerang Perlu Dinormalisasi

Red: Bilal Ramadhan

Seorang bocah bermain di kawasan perumahan Periuk Damai yang terendam banjir, Kota Tangerang, Banten, Selasa (23/2/2021). Memasuki hari keempat, kawasan tersebut masih terendam banjir setinggi hingga tiga meter akibat luapan Kali Leduk.
Seorang bocah bermain di kawasan perumahan Periuk Damai yang terendam banjir, Kota Tangerang, Banten, Selasa (23/2/2021). Memasuki hari keempat, kawasan tersebut masih terendam banjir setinggi hingga tiga meter akibat luapan Kali Leduk. | Foto: ANTARA/Fauzan

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan kondisi sungai dan embung di Kota Tangerang perlu segera dinormalisasi karena terjadi pendangkalan akibat sedimentasi.

"Kondisi sungai sekarang sudah jenuh yakni dangkal dan perlu dilakukan normalisasi. Sebab sedimentasi sudah sangat tinggi sehingga daya tampung berkurang dan kerap luber ketika intensitas hujan lebat," kata Wali Kota Arief.

Ia menuturkan berdasarkan hasil evaluasi di wilayah Periuk, banjir disebabkan luapan Sungai Cirarab yang kondisinya mengalami sedimentasi sangat parah. Begitu juga dengan di Kali Angke yang perlu dilakukan penanganan segera selain pada penambalan tanggul jebol.

Normalisasi yang jadi kewenangan pemerintah pusat agar segera dapat dilakukan guna mengatasi banjir yang kerap terjadi. Kemudian untuk penanganan banjir di Kota Tangerang, sejumlah program sudah dilakukan seperti pendirian turap sepanjang 1,46 kilometer di 19 lokasi. Penempatan 95 unit pompa air dan kisdam guna menahan debit air.

"Penanganan banjir memerlukan peran semua komponen seperti pemerintah melalui kegiatan normalisasi dan kedisiplinan masyarakat tak membuang sampah ke sungai," ujarnya.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mendorong agar pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat untuk segera melakukan upaya penanganan banjir karena dampak yang ditimbulkan sangat luas.

Penanganan sungai dan kali yang jadi kewenangan Kementerian PUPR harus segara ditangani agar banjir tak terulang. Apalagi Pemkot sudah memberikan masukan dari evaluasi yang dilakukan sehingga memudahkan bagi instansi terkait menangani.

"Kami di legislatif mendorong pemerintah pusat dan provinsi melakukan langkah penanganan agar banjir di Kota Tangerang bisa teratasi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Dukcapil Ganti 5.490 KK Warga Tangerang Rusak karena Banjir

Perumahan Periuk Damai Tangerang Masih Terendam Banjir

Warga yang Mengungsi Akibat Banjir Jalani Tes Covid-19

Banjir 3 Meter Rendam 8 RT di Perum Persada Raya Tangerang

Pengungsi Banjir di Tangerang dan Pekalongan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark