Pemkab Bekasi Imbau Warga Waspadai Mutasi Virus Corona

Red: Bilal Ramadhan

Sejumlah warga melintas disamping mural bertemakan sosialisasi untuk mencegah wabah COVID-19, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021). Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 hari untuk menurunkan kasus positif COVID-19.
Sejumlah warga melintas disamping mural bertemakan sosialisasi untuk mencegah wabah COVID-19, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021). Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 hari untuk menurunkan kasus positif COVID-19. | Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta segenap warganya untuk mewaspadai potensi penyebaran virus corona yang telah bermutasi atau corona B.1.1.7 dari Inggris menyusul ditemukannya kasus tersebut di daerah tetangga, yakni Kabupaten Karawang.

"Masyarakat diharapkan selalu mematuhi protokol kesehatan secara baik dan benar. Mewaspadai hal-hal yang mungkin ada terkait penyakit yang dimaksud," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Sri Enny Mainiarti.

Ia menyatakan telah meminta jajarannya hingga ke tingkat puskesmas agar mewaspadai potensi penyebaran virus baru itu sekaligus terus mengingatkan masyarakat serta pelaku usaha untuk mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Masyarakat Kabupaten Bekasi harus terus menerapkan protokol kesehatan serta waspada. Kami akan terus berkoordinasi dengan Satgas Provinsi Jabar maupun pusat terkait hal ini," kata Sri Eni Mainiarti.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan Pemkab Bekasi belum memiliki rencana menerapkan surat izin keluar masuk (SIKM) untuk mobilitas warga dari dan menuju Kabupaten Karawang.

Pihaknya saat ini masih terus berupaya menyosialisasikan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. "Belum berencana memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM), lihat ekskalasinya," katanya.

Pada Selasa (2/3/2021) bertepatan dengan setahun masa pandemi Covid-1, pemerintah melalui Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengonfirmasi mutasi virus corona B.1.1.7 yang pertama kali terdeteksi di Inggris, kini telah ditemukan di Indonesia.Temuan tersebut dibenarkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengumumkan kasus corona jenis baru itu ditemukan di Kabupaten Karawang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Hotel di Sumut Belum Beroperasional Sepenuhnya

Jatim Berkomitmen Dukung Pengembangan UMKM

Vaksinasi Guru di Kecamatan Zona Merah Garut Diprioritaskan

Malaysia Kenalkan Kit Uji Covid-19 Sampel Air Liur

Virus Corona B117 Belum Ditemukan di Tasikmalaya

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark