Barcelona Tersandung Skandal, Guardiola: Semoga Berakhir

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko

Tim Barcelona merayakan gol ketiga mereka pada laga leg kedua Piala Raja antara FC Barcelona melawan Sevilla CF di Camp Nou stadium, Barcelona, Spanyol,  Kamis (4/3) dini hari WIB.
| Foto: Reuters/ALBERT GEA

Menurut Guardiola pemimpin baru harus memimpin dengan percaya diri. Mereka harus menyatu dengan fan dan tim sebagai satu kesatuan sebuah klub. Guardiola sangat menantikan pemilihan Presiden Barcelona minggu depan. 

Pengadilan Tinggi Catalonia (TSJC) mengonfirmasi bahwa dua kasus tersebut masih terbuka dilanjutkan. Pasalnya, saat ini penyelidikan masih fokus kepada perkara skandal Barcaget. Bartomeu diduga membayar perusahaan media sosial 13 Ventures untuk mencoreng beberapa pemain seperti Lionel Messi, Guardiola, Xavi Hernandez, Gerard Pque dan mantan Presiden Barcelona Joan Laporta.

 

Kantor Barcelona pernah digeledah pada Juli 2020 sehubungan dengan kasus tersebut. Guardiola yang merupakan mantan pemain dan pelatih Barcelona yakin klub terbaik dunia akan lebih baik di masa akan datang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Koeman Alami Momen Terbaik Sepanjang Melatih Barca

Ucapan Pique Soal Kiprah Barcelona Berpeluang Terwujud

Julen Lopetegui Kesal Sevilla Kebobolan di Menit Akhir

Carles Puyol Ejek Suso Setelah Barcelona Bekuk Sevilla 3-0

Soal Isu ke Barcelona, Arteta Fokus Urus Arsenal

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark