Gelar KLB Ilegal, Demokrat: Bubarkan

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus Yulianto

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. | Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kongres luar biasa (KLB) partai Demokrat yang digelar oleh sejumlah pihak di Deli Serdang, Sumatera Utara, dinilai sebagai forum ilegal. Polri--baik mabes maupun polda--sama sekali tidak memberikan izin penyelenggaraan KLB tersebut.

Karena itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta, agar kepolisian membubarkan kongres luar biasa (KLB) yang digelar oleh sejumlah pihak di Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia mengaku, sudah mengecek ke kepolisian, bahwa acara tersebut merupakan forum ilegal.

"Oleh karena penyelenggaraan KLB itu tidak ada izinnya, maka negara harus membubarkannya," ujar Hinca lewat keterangan tertulisnya, Jumat (5/3).

KLB tersebut juga disebutnya menyalahi hukum. Sebab, tegas Hinca, Partai Demokrat tak mengizinkan digelarnya forum tersebut. Apalagi ada pihak eksternal yang terlibat, yakni Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

"Jadi tidak benar ini urusan internal semata, tapi sudah melibatkan pihak eksternal. Jadi, memang harus dibubarkan. Jika tidak dibubarkan, polisi dan istana telah melakukan pembiaran pelanggaran hukum dan perusakan demokrasi," ujar Hinca.

Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, ia mengimbau semua pihak mengutamakan keselamatan dan kesehatan manusia. Maka dari itu, penyelenggaraan KLB yang ilegal ini harus dihentikan karena telah melanggar hukum dan protokol kesehatan. 

"Pak SBY, Mas AHY sebagai Ketum PD dan semua kader Partai Demokrat menuntut keadilan dari negara yang harusnya melindungi Partai Demokrat yang secara sah diakui negara dan didaftar secara hukum di Kemenkumham," ujar Hinca.

Diketahui, mantan kader Partai Demokrat, Darmizal mengeklaim bahwa kongres luar biasa akan digelar pada Jumat (5/3) siang. Forum tersebut akan dihadiri oleh sekira 1.200 orang yang terdiri dari peserta DPC dan DPD.

"KLB dilaksanakan pada Jumat siang. Peserta yang sudah menyatakan siap hadir sebanyak 1.200 orang. Terdiri DPC, DPD, Organisasi Sayap dan semua tamu undangan," ujar Darmizal.

Ia meyakini, KLB akan memilih dan menetapkan ketua umum baru. Sebab, banyak kader berharap dengan hadirnya pemimpin baru Partai Demokrat yang akan kembali kepada kejayaannya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


SBY: Moeldoko Tega dan Berdarah Dingin Kudeta Demokrat

KLB Partai Demokrat, Kader Ungkit Luka Lama 'Kudeta' Anas

Ketua MajelisTinggi Demokrat Merespons KLB Deli Serdang

Polda: Yang Keberatan dengan KLB Silakan Tempuh Jalur Hukum

Moeldoko Ketua Demokrat KLB, Ini Harapan Kader Partai

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark