Satu Pekan, Zona Merah Kota Bekasi Turun 305 RT

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri)
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) | Foto: Republika/Uji Sukma Medianti

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Selama sepekan, zona merah di Kota Bekasi turun 305 Rukun Tetangga (RT). Kota Bekasi masih memiliki 647 Rukun Tetangga (RT) yang berada di zona merah Covid-19. Jumlah itu turun dari 952 RT dalam kurun waktu satu pekan terakhir.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan lantaran adanya penurunan jumlah RT zona merah, maka angka kesembuhan menjadi stagnan di angka 95 persen.

“Angka kesembuhannya juga kan hampir stagnan di atas 95 persen. Angka kematian 1,3 persen dan positif ratenya masih 22 persen, memang masih agak tinggi,” terang dia, Selasa (16/3).

Zona merah adalah apabila di suatu wilayah terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif Covid -19 di satu RT selama tujuh hari terakhir.

Baca Juga

Adapun, dalam rapat evaluasi diketahui bahwa ada lima kelurahan dengan kasus Covid-19 yang tinggi. Di antaranya Duren Jaya Bekasi Timur, Bintara Bekasi Barat, Harapan Jaya Bekasi Utara, Pekayon dan Kayuringin Bekasi Selatan, serta Jatisampurna.

Kendati begitu, jika dilihat dari jumlah kasus positif per kecamatan, kata Pepen, dari hari ke hari semakin menunjukkan penurunan jumlah.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


647 RT di Kota Bekasi Masih Berada di Wilayah Zona Merah

Tatap Muka di Tasikmalaya Dilakukan Saat Ajaran Baru

Kontribusi Huawei Selama Pandemi Covid-19

WHO Ingatkan Kontak Ibu-Bayi Wajib Meski Risiko Covid-19

Vaksinasi Lansia dan Hoaks yang Bikin Ciut Nyali

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image