ITB Bantu Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19  

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Irfan Fitrat

Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Rabu (17/2/2021).
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Rabu (17/2/2021). | Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Institut Teknologi Bandung (ITB) berupaya membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19. Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah mengatakan, ITB memercayai percepatan vaksinasi Covid-19 dapat tercapai dengan menjaga dan meningkatkan koordinasi, serta kerja sama dengan aparatur pemerintah yang bertugas.

Karena itu, ITB menguatkan upaya koordinasi dan kerja sama ini. “ITB akan terus membantu Dinas Kesehatan untuk mempercepat pelayanan vaksinasi bagi warga Kota Bandung dan Jawa Barat. Khususnya para lansia (warga lanjut usia) yang masih menjadi prioritas,” kata dia, Senin (22/3).

ITB menyiapkan vaksinasi untuk sekitar 3.422 civitas academica dari kalangan dosen dan tenaga kependidikan, serta purnatugas di lingkungan ITB. Kegiatan vaksinasi ini dijadwalkan selama tiga hari, mulai 22 Maret hingga 24 Maret mendatang, di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung.

Pada Februari lalu, ITB membantu memfasilitasi pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Gedung Sabuga. Vaksinasi saat itu diprioritaskan untuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan di wilayah Bandung. Vaksinasi dosis pertama dilakukan pada 3-4 Februari. Kemudian penyuntikan vaksin dosis kedua dilakukan 17-18 Februari 2021.

Sementara kegiatan yang akan dilakukan pada 22-24 Maret ini masuk dalam vaksinasi Covid-19 tahap dua. Vaksinasi tahap dua ini ditujukan untuk kalangan pelayan publik dan warga lansia.

Reini mengatakan, penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di ITB ini menjadi bagian dari implementasi program pemerintah pusat untuk mendorong percepatan vaksinasi nasional. Tujuan dari kebijakan nasional ini, kata dia, untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok, yang diharapkan dapat meminimalkan potensi penyebaran Covid-19.

Dengan dimulainya program vaksinasi Covid-19 secara nasional pada Januari lalu, diperkirakan kekebalan kelompok dapat terbentuk pada awal tahun depan. Reini mengatakan, dengan berjalannya vaksinasi Covid-19 ini, diharapkan pandemi akan segera berakhir. Saat ini, kata dia, masyarakat masih perlu bersabar, dan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, sampai nantinya benar-benar terbentuk kekebalan kelompok.

Reini berharap kekebalan kelompok ini bisa segera tercapai. Dengan begitu, kata dia, dapat semakin cepat pula diakukan langkah-langkah pemulihan terhadap berbagai dampak pandemi Covid-19. Ia pun berdoa agar bangsa Indonesia dapat segera keluar dari krisis akibat pandemi. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih melimpahkan rahmat dan karunia kepada kita dan seluruh bangsa Indonesia, sehingga kita dapat keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


1.630 Calon Mahasiswa ITB Lolos Jalur SNMPTN

Menkop Gandeng ITB Susun Platform Kewirausahaan Nasional

Wakaf Salman Bantu Perluasan Masjid An Nuur Muararajeun 

Atika Almira, Mimpi Arsitek Peraih Beasiswa S2 di Belanda

2.742 Mahasiswa ITB Dapat Keringanan Uang Kuliah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image