Emil: Setiap Daerah Harus Siapkan Tempat Isolasi

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilarang mudik saat lebaran. Jika ada yang lolos, maka setiap daerah harus menyiapkan tempat isolasi.

Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, larangan tetap disesuaikan dengan kondisi. Jika memang ada urusan yang darurat, maka ASN tetap diperbolehkan untuk mudik. 

Baca Juga

Namun, kata Ridwan Kamil, ia tetap mengantisipasi jika ada ASN atau warga dari kota yang pergi mudik ke kampung tidak terdeteksi. Aparat desa hingga polisi dan satpol PP diminta menyediakan ruang isolasi.

“ASN tidak boleh mudik, itu kalau ada kegiatan yang betul tidak bisa terhindarkan, itu harus ada izin tertulis dari atasan,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai rapat koordinasi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (8/4).

Emil mengatakan, semua yang terdeteksi positif Covid 19, harus dikarantina. “Mereka yang mudik ke kampung tidak terdeteksi harus dikarantina selama lima hari,” kata.

Emil pun meminta pada warga agar menahan diri untuk memanfaatkan waktu libur untuk berwisata apalagi tanpa menerapkan protokol kesehatan. “Dibatasi tidak menjadi pelarian orang mudik berwisata. Kuncinya selama covid ini bukan soal boleh atau tidak, tapi kapasitas dibatasi,” katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


Ridwan Kamil Larang ASN Mudik Saat Lebaran

Ini Regulasi Larangan Mudik 2021 yang Diterbitkan Kemenhub

Ridwan Kamil: DKM Harus Konsisten Jaga Kapasitas 50 Persen

Puan Minta Kebijakan Larangan Mudik Harus Adil dan Konsisten

Cegah Pemudik, Jabar Tetapkan 338 Titik Penyekatan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image