Polda Metro akan Sekat 'Jalur Tikus' Pemudik Motor

Red: Andri Saubani

Petugas kepolisian mengarahkan pemudik bersepeda motor untuk berbalik arah di daerah Bulak Kapal, Bekasi, Jawa Barat. (ilustrasi)
Petugas kepolisian mengarahkan pemudik bersepeda motor untuk berbalik arah di daerah Bulak Kapal, Bekasi, Jawa Barat. (ilustrasi) | Foto: ANTARA/ Fakhri Hermansyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lokasi penyekatan sebagai antisipasi mudik tahun ini, salah satunya adalah 'jalur tikus' yang biasanya menjadi jalan alternatif bagi kendaraan sewaan (travel) ilegal maupun pemudik dengan sepeda motor. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya telah menentukan lokasi penyekatan untuk larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang.

"Titik penyekatan yang kedua terutama untuk 'jalur tikus', baik travel gelap maupun para pemudik sepeda motor," kata Sambodo saat meninjau Jembatan Siphon Cibeet, Bekasi, Sabtu (17/4).

Sambodo menjelaskan, masyarakat yang nekat melakukan mudik menggunakan kendaraan pribadi, termasuk membawa keluarga akan diputar balik jika melewati sejumlah pos pengamanan. Sementara itu, kendaraan pribadi yang digunakan memungut bayaran atau disebut travel gelap akan dikenakan sanksi tilang dengan dijerat Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda maksimal Rp500.000 atau kurungan penjara maksimal 2 bulan.

Baca Juga

Adapun operator bus yang tetap beroperasi membawa penumpang akan dikenakan sanksi, baik teguran maupun pencabutan usaha dari Kementerian Perhubungan. "Kalau, dia usaha yang berizin, misalnya, bus kan sudah dibilang tidak boleh jalan, tetapi dia jalan, ada sanksi dari Dinas Perhubungan, baik teguran atau pencabutan (izin usaha) atau sanksi lain," kata Sambodo.

Pemerintah secara resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Satgas: Larangan Mudik untuk Lindungi 271 Juta Rakyat

Larang Mudik, Jokowi: Mari Kita Ikhtiar Atasi Covid-19

Bandara Adi Soemarmo: Belum Ada Arahan Buka Posko Lebaran

Infografis Ini Titik Penyekatan Mudik

Dilarang mudik, Bukan Berarti Sebelum Tanggal 6 Boleh Mudik

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark