Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Berton-Ton Bangkai Ikan Terdampar di Danau Lebanon

Sabtu 01 May 2021 06:26 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ani Nursalikah

Berton-Ton Bangkai Ikan Terdampar di Danau Lebanon. Berton-ton ikan mati terdampar di tepi danau di Danau Qaraoun, Sungai Litani, Lebanon, menyelimuti desa terdekat dengan bau menyengat, Kamis (29/4).

Berton-Ton Bangkai Ikan Terdampar di Danau Lebanon. Berton-ton ikan mati terdampar di tepi danau di Danau Qaraoun, Sungai Litani, Lebanon, menyelimuti desa terdekat dengan bau menyengat, Kamis (29/4).

Foto: Reuters/Mohamed Azakir
Tumpukan sampah hanyut di danau dekat ikan yang mati.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Berton-ton ikan mati terdampar di tepi danau di Danau Qaraoun, Sungai Litani, Lebanon, menyelimuti desa terdekat dengan bau menyengat, Jumat (30/4). Insiden ini diduga akibat air yang tercemar.

Relawan mengumpulkan bangkai ikan busuk di dekat danau Qaraoun di sungai terpanjang Lebanon, Litani. Tumpukan sampah hanyut di danau dekat ikan yang mati. Kawanan lalat menyebar di dekat waduk dan ribuan ikan membusuk di perairan yang sudah kotor.

Baca Juga

"Fenomena ini muncul di tepi danau beberapa hari lalu. Ikannya mulai mengapung, dan dalam jumlah yang tidak normal. Itu tidak bisa diterima," ujar aktivis Ahmad Askar.

Para aktivis telah memperingatkan selama bertahun-tahun tentang polusi air yang disebabkan oleh kotoran dan limbah. Setidaknya 40 ton telah mati dalam beberapa hari, angka yang digambarkan Askar dan nelayan di Qaraoun sebagai angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Mereka meminta otoritas sungai Litani menemukan penyebabnya dan mengejar siapa pun yang membuang air limbah ke danau. Otoritas sungai pekan ini mengatakan, ikan itu beracun dan membawa virus, mendesak orang untuk menghindari penangkapan ikan di sepanjang Litani. Kondisi ini dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Polusi tersebut mendorong larangan penangkapan ikan di waduk sejak 2018. Waduk tersebut dibuat pada 1959 dengan bendungan besar untuk pembangkit listrik tenaga air dan irigasi. 

Bencana ekologi adalah hal terakhir yang dibutuhkan Lebanon karena mengalami keruntuhan finansial yang mengkhawatirkan dan akibat dari ledakan besar yang menghancurkan pelabuhan Beirut Agustus lalu.

https://www.reuters.com/business/environment/tonnes-dead-fish-wash-up-shore-polluted-lebanese-lake-2021-04-30/

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA