500 Rumah di Solokan Jeruk Bandung Terkena Banjir

Red: Andi Nur Aminah

Ratusan rumah terendam banjir dan dipenuhi lumpur akibat tanggul Sungai Cisanggalah jebol di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (2/6). Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, warga bersama petugas terkait terus melakukan pembersihan matrial. Meski demikian, masih terbukanya tanggul membuat warga khawatir banjir susulan jika terjadi hujan.
Ratusan rumah terendam banjir dan dipenuhi lumpur akibat tanggul Sungai Cisanggalah jebol di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (2/6). Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, warga bersama petugas terkait terus melakukan pembersihan matrial. Meski demikian, masih terbukanya tanggul membuat warga khawatir banjir susulan jika terjadi hujan. | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 500 rumah warga terendam banjir di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rumah warga yang terendam itu akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol setelah turunnya hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Hendra Hidayat di Bandung, Rabu (2/6) sore mengatakan banjir tersebut terjadi di RW 1 dan RW 2 Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk. Dari peristiwa itu, ada sekitar 1.762 jiwa yang terdampak. "Itu info sementara, ada 20 rusak ringan dan 9 rumah rusak berat," katanya.

Baca Juga

Selain itu, ada dua orang yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut. Kedua orang tersebut, kata Hendra, telah dilarikan ke rumah sakit setempat.

Sejauh ini BPBD Kabupaten Bandung menurutnya telah melakukan assesmendan berkoordinasi dengan pihak desa untuk menangani tanggul tersebut. Adapun saat ini para warga pun melakukan pembuatan tanggul sementara dengan karung pasir serta bambu untuk menahan air dari sungai agar tak kembali meluap ke permukiman warga. "Saat ini warga belum bisa beraktifitas di rumahnya bahkan banyak rumah warga yang tertimbun tanah," katanya.

Berdasarkan pantauan terakhir, ketinggian air di kawasan tersebut masih setinggi 40 centimeter. Kini kendaraan sudah kembali bisa melalui kawasan tersebut meski harus menerobos banjir. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Banjir Pasang Rendam Banjarmasin

Kerap Banjir, Underpass Kentungan Tuai Sorotan

BPBD Cilacap Warning Bencana Rob Hingga 31 Mei

8 Desa di Nunukan Lumpuh Akibat Banjir

Pemkot Tangsel Akan Fokus Upayakan Pelebaran Anak Sungai

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image