Masjid Salman ITB Kumpulkan Rp 484 Juta untuk Bangun RS

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Fakhruddin

Masjid Salman ITB Kumpulkan Rp 484 Juta untuk Bangun RS. Masjid Salman ITB
Masjid Salman ITB Kumpulkan Rp 484 Juta untuk Bangun RS. Masjid Salman ITB | Foto: www.itb.ac.id

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- YPM Salman ITB bersama seluruh Alumni Masjid Salman ITB, telah menggelar acara Silaturahmi Idul Fitri Masjid Salman ITB 1442H. Meski tidak bertemu tatap muka secara langsung karena kondisi pandemi yang memaksa demikian, tetapi silaturahmi tetap terjalin dengan hangat.

Acara tersebut bertajuk “Bakti Alumni Untuk Negeri: Selangkah Menuju Ground Breaking RS Salman Hospital”. Acara ini diselenggarakan berkat kerja sama dari berbagai organisasi maupun  lembaga yang menjadi bagian dari keluarga besar Masjid Salman ITB. 

Acara silaturahmi juga membuahkan dana sejumlah Rp 484.119.462 untuk mendukung pembangunan Rumah Sakit Salman Hospital (RSSH). Di antaranya adalah hasil lelang lukisan one-line drawing bergambar Aula Barat ITB yang terjual Rp 8.000.000 dan diwakafkan oleh Kang Andi Yudha Asfandyar (ahli kreativitas dan pendidikan, pendiri Picu Pacu Kreativitas Indonesia, alumni Seni Rupa ITB, dan alumni PAS-ITB). 

Kontribusi ini merupakan persembahan dari para alumni Masjid Salman ITB untuk negeri. Tentunya, pembangunan RSSH membawa harapan agar masyarakat semua kalangan bisa mendapatkan pelayanan dan merasakan fasilitas kesehatan yang tidak hanya menuntun kepada pemulihan jasmani, tetapi juga kesiapan rohani untuk menjalani kehidupan.

Selain menjadi wadah tegur sapa dan nostalgia bagi para alumni, mereka juga saling terhubung jiwa, kasih, dan sayangnya dalam satu semangat yang sama, yakni semangat untuk membangun peradaban islami  seperti yang terkandung dalam visi dan misi Masjid Salman ITB.

Menurut Ketua Pembina YPM Salman ITB dan Ketua Asosiasi Masjid Kampus Indonesia, Prof Ir Hermawan Kresno Dipojono, MSEE, Ph.D, pihaknya sedang mencoba melakukan lompatan kuantum dengan mencoba meningkatkan pelayanan melalui pembangunan rumah sakit (Salman Hospital) yang merupakan impian sejak puluhan tahun yang lalu. 

"Mudah-mudahan dapat kita realisasikan dengan izin Allah SWT melalui dibukanya qolbu kita semua untuk memberikan dukungan," ujar Hermawan dalam siaran persnya, Kamis (10/6).

Pembangunan rumah sakit syariah (RSSH), kata dia, akan dilakukan di Kompleks Sekarwangi, Soreang, Kabupaten Bandung yang akan menerapkan prinsip Safety, Syar’i, Smart, Sustainable, dan Hospitality (4S + 1 H). RSSH juga akan ditopang oleh teknologi kesehatan mumpuni seperti ventilator portable Vent-I yang juga dikembangkan di Masjid Salman ITB.

Merespon kontribusi alumni Salman ITB untuk membangun Rumah Sakit Salman Hospital, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan pesannya melalui Kepala Pelayanan Dasar Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, dengan hadirnya semangat  bakti alumni untuk negeri, Masjid Salman ITB berkontribusi membangun fasilitas kesehatan. Upaya ini akan menjadi solusi bagi pemenuhan rumah sakit di Jawa Barat, sehingga program ini sangat diharapkan untuk terwujud.

Tidak hanya menjadi wadah halal bihalal, acara ini menghadirkan penampilan spesial dari Bimbo yang menyentuh hati. Acara “Bakti Alumni Untuk Negeri: Selangkah Menuju Groundbreaking RS. Salman Hospital” dipandu dengan sukses sampai akhir oleh Kang Daan Aria (P-Project). Turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara ini Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU (Menteri Kesehatan RI), Dr. Jatti Indriati SH. M.Si (Kepala Bagian Pelayanan Dasar Biro Kesra Setda Prov Jabar) mewakili Gubernur Jawa Barat, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D. (Rektor ITB), Dr. Ir. H. Muslimin Nasution (Founding Father Masjid Salman ITB), Prof. Dr. K. H. Miftah Faridl (Ketua MUI Kota Bandung), Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE, Ph.D. (Ketua Pembina YPM Salman ITB dan Ketua Asosiasi Masjid Kampus Indonesia), Dr. Ir. Syarif Hidayat, MT. (Penggagas Vent-I), Prof. Dr. Ir. Suwarno, MT. (Ketua Yayasan Pembina Masjid Salman ITB), Ir. Bahder Munir (Dewan Komisaris BPRS Al Salaam), Ir. Hari Utomo (Ketua Harian Wakaf Salman & Rumah Amal Salman), Dr. Agung Harsoyo, S.T, M.Sc. (Ketua Keluarga Alumni Salman ITB), dan Jalu Pradhono Priambodo, ST., MT. (Ketua Ikatan Alumni ITB Jawa Barat).

Acara silaturahmi juga dihadiri oleh keluarga besar alumni Salman ITB di antaranya Gamais ITB, KAMIL Pascasarjana ITB, MATA Salman, PAS-ITB, Karisma, Asrama Salman ITB, dan lain-lain yang masing-masing mendapat ruang khusus di breakout room. Acara   yang diikuti hampir 700 orang ini juga menjadi ajang peluncuran buku sejarah Masjid Salman ITB berjudul “Masjid Salman ITB: Melintas Sejarah Menuju Peradaban Islam Sepadu", buku pertama yang merekam sejarah Masjid Salman ITB dan peradaban Islam. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Masjid Salman ITB akan Bangun RS yang Prioritaskan Dhuafa

Wakaf Salman Bantu Perluasan Masjid An Nuur Muararajeun 

Wakaf Salman ITB Target Berdayakan 1000 Desa Tertinggal

Erdogan Tokoh Muslim Paling Berpengaruh Disusul Raja Salman

Hadirkan Vent-I, Masjid Salman Pelopor Gerakan dari Masjid

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image