Garut Siapkan Antigen Deteksi Covid-19 di Perkampungan

Red: Muhammad Fakhruddin

Garut Siapkan Antigen Deteksi Covid-19 di Perkampungan (ilustrasi).
Garut Siapkan Antigen Deteksi Covid-19 di Perkampungan (ilustrasi). | Foto: ANTARA/Didik Suhartono

REPUBLIKA.CO.ID,GARUT -- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan ribuan alat tes cepat antigen untuk mendeteksi penyebaran COVID-19 di klaster perkampungan.

"Saya beli antigen aja 20 ribu buah, kami ingin kejadian di Cisompet, di Pakenjeng dan lain-lain, kami melakukan tes antigen," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Garut, Jumat (18/6).

Ia menuturkan wabah COVID-19 di Garut masih terjadi yang saat ini penyebarannya merata, tidak hanya di perkotaan melainkan hingga perkampungan yang ada di wilayah selatan Garut.

Pemkab Garut, kata dia, langsung menerjunkan tim medis untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat yang terpapar maupun yang kontak fisik dengan pasien positif COVID-19 guna mendeteksi penularannya. Dengan adanya pemeriksaan secara massal itu, kata dia, diharapkan kasus COVID-19 di Garut bisa terdeteksi sesegera mungkin.

Dari tes antigen secara massal tersebut, terjadi lonjakan kasus yang cukup tinggi, yakni dalam satu hari dilaporkan 400 orang terkonfirmasi positif COVID-19. "Hampir 400 orang terdeteksi terkonfirmasi, masyarakat dites antigen, saya tidak mau mengambil risiko, semua dites antigen," ucapnya.

Ia berharap upaya tes cepat antigen bagi masyarakat Garut itu agar dapat diketahui secara dini orang yang terpapar positif COVID-19, sehingga tidak berkeliaran dan menularkan ke orang lain, terutama warga yang tidak menunjukkan gejala, akan mempercepat terjadinya penularan kepada orang lain, karena tidak melakukan isolasi.

"Tahu dia positif, jadi dia harus memahami, tidak boleh merugikan orang lain, jadi kalau tidak dites antigen dia tidak tahu dirinya OTG, lalu berjalan ke sana kemari," katanya.

Satgas Penanganan COVID-19 Garut pada Kamis (17/6) melaporkan bahwa kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 416 orang tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk dari klaster perkampungan.

Secara keseluruhan sejak ditetapkan darurat COVID-19, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Garut sebanyak 13.783 kasus, dari jumlah tersebut, 2.935 kasus isolasi mandiri, 544 kasus isolasi di rumah sakit, 9.703 kasus dinyatakan sembuh, dan 601 kasus meninggal dunia.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kasus Covid-19 Melonjak, Wisata di Garut Masih Buka

Seorang Pria Aniaya Bocah 12 Tahun Hingga Meninggal

Akibat Covid-19, Sejumlah Kantor SKPD di Garut Ditutup

Wabup Garut: Warga Harus Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Pasien Covid-19 di Garut Diantar Menggunakan Sepeda Motor

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image