Dedi Mulyadi Tawari Pekerjaan ke Kuli Bangunan yang Dipecat

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Fakhruddin

Dedi Mulyadi Tawari Pekerjaan ke Kuli Bangunan yang Dipecat. Anggota MPR Fraksi Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Tawari Pekerjaan ke Kuli Bangunan yang Dipecat. Anggota MPR Fraksi Dedi Mulyadi. | Foto: Antara/M Risyal Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Baru-baru ini viral di media sosial, seorang kuli bangunan dipecat dari tempat kerjanya gara-gara kedapatan tidak memakai masker.

Kuli bangunan itu ternyata bernama Sudrajat, warga Kabupaten Cirebon. Ada pun saat itu ia tengah bekerja di satu perumahan di daerah Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Setelah dipecat dari pekerjaannya itu, hingga kini Sudrajat belum mendapatkan pekerjaan kembali dan masih menganggur.

Di tengah situasi seperti itu, Sudrajat mengunjungi anggota DPR RI Dedi Mulyadi di kediamannya di Lembur Pakuan, Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Senin (12/7).

Kepada Dedi Mulyadi, Sudrajat menceritakan kisah pilu yang dialaminya itu. Menurut Sudrajat, saat kejadian ia tengah membeli minuman es dingin dari seorang penjual yang biasa berkeliling di perumahan tersebut.

Saat akan meminum es itu, masker yang sebelumnya dipakai dilepas terlebih dulu. Namun saat minum es dan tidak memakai masker itu tiba-tiba datang petugas keamanan yang menegurnya karena kedapatan tidak memakai masker.

Belum sempat menjelaskan alasannya tidak memakai masker, petugas keamanan perumahan itu langsung menghakiminya dan memecatnya dari pekerjaannya sebagai kuli bangunan dengan alasan saat ini tengah PPKM Darurat.

Sudrajat pun diminta berkemas dan segera meninggalkan perumahan itu. Video saat Sudrajat dipecat tersebut kemudian tersebar dan viral di media sosial.

Mendengar cerita Sudrajat, Dedi Mulyadi lalu menasihatinya dan meminta Sudrajat agar mengambil sisi positif dari kejadian pilu yang dialaminya itu. Dedi Mulyadi pun menawarkan dua pilihan kepada Sudrajat.

Pertama, menurut Dedi, menawari pekerjaan sebagai kuli bangunan di kediamannya di Lembur Pakuan. Kedua menawari mengikuti pelatihan usaha sekaligus memberinya modal  untuk usahanya itu.

Pertama, saya tawari kerja di lingkungan tempat tinggal saya, bisa jadi tukang tembok, merawat taman, atau apa saja yang dia mau. Kedua saya siapkan pelatihan usaha berikut untuk modal usahanya," ujar Dedi Mulyadi dalam siaran persnya, Senin (12/7).

Ditawari pekerjaan oleh Dedi Mulyadi, Sudrajat pun senang. Namun untuk saat ini, Sudrajat akanpulang dulu ke kampung halamannya di Kabupaten Cirebon.

"Dia sekarang mau pulang dulu buat istirahat di kampungnya. Setelah itu dia janji mau memilih satu dari dua tawaran yang saya sampaikan itu," kata Dedi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Sayembara Tangkap Tikus per Buntut di Sawah Karawang

Dedi Mulyadi Bingung Tempat Wisata Boleh Dibuka, TPU Ditutup

Dedi Mulyadi: Sekarang Era 'Babi Ngepet'

Eks Bupati Purwakarta: Buzzer Bikin Kisruh Negeri

Demul: Buzzer Sok Pancasilais dan Agamais Harus Ditertibkan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image