Aplikasi LAPOR Kota Bandung Sabet Penghargaan Dunia

Red: Sandy Ferdiana

 Wali Kota Bandung, Oded M Danial memastikan akan menindak tegas semua bentuk pungutan liar pada pelayanan publik di Kota Bandung. Oleh karenanya, Oded mengaku telah menindak tegas oknum petugas pemikul di TPU Cikadut yang diduga melakukan pungli.
Wali Kota Bandung, Oded M Danial memastikan akan menindak tegas semua bentuk pungutan liar pada pelayanan publik di Kota Bandung. Oleh karenanya, Oded mengaku telah menindak tegas oknum petugas pemikul di TPU Cikadut yang diduga melakukan pungli. | Foto: Pemkot Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang digagas Pemkot Bandung melalui Bandung Command Center (BCC) meraih penghargaan sebagai solusi digital dunia dari International Energy Agency (IEA), pekan lalu. Berkat inovasi itu, Kota Bandung menjadi salah satu Kota Pemberdayaan IEA untuk Masa Depan Net Zero.

IEA melibatkan lebih dari 125 pakar dan organisasi terkemuka di dunia dalam menilai aplikasi LAPOR. Dua kota lainnya yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni DKI Jakarta dengan MRT dan Bali dengan aplikasi blablabla.

Atas raihan itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku sangat mengapresiasi atas kerja keras dan inovasi yang digagas aparatnya. Ia mengungkapkan, aplikasi LAPOR menjadi penghubung antar pemerintah dan rakyat.

"Lewat Aplikasi LAPOR, rakyat bisa mengoreksi dan memberi masukan atas kebijakan dan layanan pemerintah,’’ ujarnya melalui siara pers yang diterima Republika, Sabtu (24/7).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa Kota Bandung menuju smart city dalam road map yang benar. ‘’Upaya kita sudah diakui internasional,’’ ujarnya.

Kata Yayan, penghargaan ini menjadi motivasi agar jajaran Pemkor Bandung kita bekerja lebih baik lagi dan tidak henti berinovasi. Kata dia, antara pemerintah dan masyarakat tidak boleh lagi ada benteng pembatasa dalam berkomunikasi.

Sementara Lead Country Analysis and Coordinator for Indonesia,Peggy Hariwan mengatakan, aplikasi LAPOR Kota Bandung merupakan solusi digital dunia. Kata dia, aplikasi tersebut merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Proses seleksi untuk mendapatkan penghargaan tersebut sangat ketat.

‘’LAPOR meraih penghargaan karena menjadi model command centre pertama di Indonesia berbasis online, dan memiliki feedback,’’ tutur Peggy. Selain itu, papar dia, sistemnya terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat.

Peggy berharap, Kota Bandung dapat terus bekerja sama dengan IEA untuk pengembangan Smart City. Aplikasi LAPOR merupakan salah satu program pemerintah first online feedback di Indonesia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Bansos Rp 21 Miliar Sudah Disalurkan ke Warga Terdampak

Tolak PPKM Darurat, Ratusan Pendemo Diamankan Polisi

Kesbangpol: Demo di Bandung Disusupi Kelompok Anarko

Wali Kota Bandung Dirawat di Rumah Sakit

Buka-Tutup Jalan Pagi dan Siang Hari di Bandung Situasional

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image