Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Capai 8.000 Orang

Red: Andri Saubani

Petugas rumah sakit memasukkan tabung oksigen ke dalam ambulans di Pabrik Zat Asam (Pazam) 731 di Kompleks Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Senin (26/7). TNI AU mengoperasikan Pabrik Zat Asam (Pazam) 731 di bawah Komando Pemeliharaan Materiil (Koharmat) Angkatan Udara. Pazam 731 tersebut mampu melakukan pengisian 60 hingga 70 tabung oksigen per hari untuk membantu memenuhi kebutuhan tabung oksigen di rumah sakit dalam penanganan Covid-19 di wilayah Bandung Raya. Foto: Republika/Abdan Syakura
Petugas rumah sakit memasukkan tabung oksigen ke dalam ambulans di Pabrik Zat Asam (Pazam) 731 di Kompleks Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Senin (26/7). TNI AU mengoperasikan Pabrik Zat Asam (Pazam) 731 di bawah Komando Pemeliharaan Materiil (Koharmat) Angkatan Udara. Pazam 731 tersebut mampu melakukan pengisian 60 hingga 70 tabung oksigen per hari untuk membantu memenuhi kebutuhan tabung oksigen di rumah sakit dalam penanganan Covid-19 di wilayah Bandung Raya. Foto: Republika/Abdan Syakura | Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung menembus angka 8.000 orang berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) yang diakses di laman covid19.bandung.go.id. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin menekan laju kasus Covid-19 sehingga menurutnya pengawasan saat PPKM tetap menjadi upayanya untuk menurunkan kasus.

"Sekarang masih risiko tinggi, statusnya masih Level 4, dan walaupun wilayah lain seperti Bandung Barat, Kabupaten Bandung itu seharusnya sudah Level 3, tapi karena aglomerasi jadi ikut ke Level 4," kata Yana di Bandung, Jawa Barat, Senin (26/7).

Baca Juga

Adapun berdasarkan data terbaru Pusicov pada Ahad (25/7), kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung ada sebanyak 8.203 orang. Angka tersebut merupakan rekor paling banyak sejauh ini di Kota Bandung sejak adanya pandemi Covid-19.

Sejak tiga hari terakhir atau sejak Jumat (23/7), angka kasus aktif Covid-19 memang mulai mengalami kenaikan setelah sepekan sebelumnya angka kasus aktif bersifat fluktuatif. Pada Jumat (23/7), angka kasus aktif Covid-19 sebanyak 7.295 orang.

Lalu pada Sabtu (24/7), jumlah kasus aktif Covid-19 bertambah menjadi 7.820 orang. Dalam tiga terakhir itu, pertambahan kasus terkonfirmasi memang lebih banyak dari pada jumlah penambahan kesembuhan.

Selama tiga hari terakhir, angka terkonfimasi Covid-19 bertambah sebanyak 1.014 kasus, sedangkan angka kesembuhan hanya bertambah 45 orang.Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar tetap berdisiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Tiga Puskesmas di Jayapura Ditutup Sementara

Bansos Dibutuhkan Masyarakat Selama Perpanjangan PPKM

Tren Kasus Covid Jakarta Menurun, Anies: Jangan Cepat Puas

Pengunjung & Pedagang Pasar Minggu Wajib Punya Kartu Vaksin

Pasar Non Esensial di Yogya Dibuka, Pedagang Bergantian

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image