Bima Arya Bangun Sistem Pelaporan Ketersediaan Oksigen

Red: Muhammad Fakhruddin

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengecek ketersediaan oksigen di Kantor Kecamatan Bogor Utara, Kamis (29/7).
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengecek ketersediaan oksigen di Kantor Kecamatan Bogor Utara, Kamis (29/7). | Foto: dok Prokopim Pemkot Bogor

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR -- Wali Kota Bogor Bima Arya selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor membangun sistem pelaporan ketersediaan oksigen pada 21 rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bogor.

"Untuk memantau ketersediaan oksigen di setiap rumah sakit, mana yang masih cukup dan mana yang sudah kritis," kata Bima Arya, di Kota Bogor, Sabtu (31/7).

Menurut Bima Arya, dalam sistem pelaporan tersebut, setiap sore dirinya menerima laporan ketersediaan oksigen dari setiap rumah sakit melalui grup "whatsapp". "Kalau di suatu rumah sakit, ketersediaan oksigennya masih cukup untuk 24 jam, itu masih aman. Kalau ketersediaan oksigennya hanya cukup untuk beberapa jam saja, itu mulai memasuki kritis sehingga harus segera dipasok," katanya.

Bima Arya menegaskan, ketersediaan oksigen di 21 rumah sakit rujukan pasien COVID-19 ini dipatua setiap hari. "Sistem ini dibangun untuk bisa mendeteksi setiap saat, mana rumah sakit yang stok oksigennya sudah darurat," katanya.

Bima menambahkan, selain mengawasi ketersediaan oksigen untuk 21 rumah sakit rujukan, Satgas Penanganan COVID-19 di Kota Bogor juga melakukan penguatan pengawasan terhadap warga terpapar COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. "Kita berusaha untuk menekan kematian warga yang menjalani isoman di rumah. Ini jadi prioritas Kota Bogor," katanya.

Salah satu langkah penguatan pengawasan warga terpapar COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri adalah dengan menempatkan relawan pemuda, serta menyediakan oksigen di kantor kecamatan, untuk kebutuhan warga. "Di setiap kecamatan disediakan lima tabung oksigen berukuran 6m3 setiap hari untuk kebutuhan warga terpapar COVID-19 yang membutuhkan oksigen," katanya.

Menurut Bima Arya, warga terpapar COVID-19 yang sedang menjalani isoman di rumah, bisa mengisi ulang oksigen di kantor kecamatan, dengan membawa tabung kecil. "Pengisian oksigen di kantor kecamatan ini gratis untuk warga terpapar COVID-19 yang sedang isoman, selama persediaan masih ada," katanya.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Awasi Distribusi Oksigen, Kemnaker Supervisi ISO Tank

Pengisian Ulang Oksigen Medis Gratis di Solo

AQL Peduli Bagikan Oksigen Medis Gratis di Jabodetabek

Penuhi Kebutuhan di Perbatasan, Satgas Dorong Impor Alkes

Bupati Purbalingga Minta Ketersediaan Oksigen Terus Dipantau

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image