Bahasa Mandarin Jadi Kemampuan Penting Dipelajari Sejak Dini

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Fakhruddin

Bahasa Mandarin Jadi Kemampuan Penting Dipelajari Sejak Dini. Bahasa Mandarin
Bahasa Mandarin Jadi Kemampuan Penting Dipelajari Sejak Dini. Bahasa Mandarin | Foto: taiwan.cor

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Penguasaan bahasa menjadi salah satu kemampuan dasar yang harus dipelajari sejak dini. Salah satunya bahasa mandarin yang dapat dipelajari sejak dini agar mampu bersaing di masa depan.

''Kemampuan bahasa memiliki peran yang cukup penting dalam tumbuh kembang anak,'' ujar Agung Marssada, Head of Sales Lingoace, Ahad (1/8). Sehingga orangtua jangan sampai ketinggalan momen untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak di masa golden age mereka.

Salah satu bahasa yang bisa dipelajari anak selain bahasa Inggris adalah bahasa Mandarin. Hal ini karena bahasa yang satu ini sedang digemari oleh banyak orang.

Tiongkok kata dia, salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat mempengaruhi negara-negara lain. Sehingga pembelajaran bahasa mandarin bisa menjadi pilihan terbaik bagi orangtua.

Pelajaran seperti ini misalnya dapat diperoleh di LingoAce. Di tempat itu anak-anak akan diajarkan bahasa Mandarin oleh guru native speaker dan program belajar yang dirancang sudah bertaraf internasional.

Menurutnya, kualitas pengajaran di LingoAce tidak perlu diragukan. Di lembaga diterapkan kurikulum khusus untuk anak-anak yang belum memiliki dasar bahasa Mandarin atau belum pernah belajar sama sekali sebelumnya.

Penguasaan bahasa ini berdasarkan literatur menjadi salah satu dari 5 kemampuan dasar yang anak harus pelajari sejak dini. Sebab anak-anak jauh lebih cepat dan pintar dalam meresap pelajaran baru dibandingkan orang dewasa.

Namun bukan berarti mereka harus langsung “disuapi” ilmu-ilmu yang sulit sebelum mereka memahami dasar-dasarnya.

Ke lima hal itu yakni pertama kemampuan komunikasi. Tidak semua anak memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Padahal, kemampuan ini sangat penting.

Kedua kemampuan bekerjasama. Dalam artian bekerjasama dengan orang lain itu membutuhkan kerja sama dan terkadang ada anak yang ingin kemauannnya selalu diikuti tanpa mengerti keinginan temannya atau orang lain.

Ketiga kemampuan kognitif. Dalam artian kognitif sendiri berarti proses berfikir atau menangkap, menyimpan atau mengelola, hingga menggunakan kembali informasi yang didapatkan sebelumnya.

Ke empat adalah kemampuan emosi. Khususnya mengendalikan emosi mungkin terdengar seperti suatu hal yang sepele. Padahal, hal ini juga sangat penting karena anak-anak sudah harus tahu bagaimana cara mengendalikan perasaan mereka dan bisa membedakan mana perasaan yang bisa mereka tunjukkan di depan orang-orang.

Terakhir kelim kemampuan bahasa. Sebab kemampuan bahasa juga termasuk kemampuan yang harus dilatih pada anak sejak dini. Menguasai suatu bahasa bisa membuat seseorang menjadi lebih pandai dalam menyampaikan pendapat mereka.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


China Tetap Memimpin Perolehan Medali Olimpiade, AS Kedua

China Catat Kenaikan Kasus Baru Covid-19 Varian Delta

China: AS Gunakan Kebebasan Pers untuk Standar Ganda

China Kembali Laporkan Puluhan Kasus Baru Covid-19

Pengiriman HP di China Turun 17 Persen, Vivo Pimpin Pasar

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image