KPK Panggil Tiga Saksi Terkait Kasus Cuci Uang Yudi Widiana

Red: Agus Yulianto

 Ali Fikri
Ali Fikri | Foto: Antara/M Risyal Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan pencucian uang. Pemanggilan itu terkait dengan tersangka mantan Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Yudi Widiana Adia (YWA).

"Hari ini, pemanggilan saksi-saksi dugaan TPPU atas nama tersangka YWA. Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jakarta Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/8).

Tiga saksi yang dipanggil, yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Charisal Akdian Manu, wiraswasta bernama Us Us Ustara, dan Rikit Framanik selaku ibu rumah tangga. KPK menetapkan Widiana sebagai tersangka TPPU pada Februari 2018 lalu.

Dia diduga menerima sekitar Rp 20 miliar saat menjabat sebagai wakil ketua Komisi V DPR dari proyek-proyek Kementerian PUPR di Maluku, Maluku Utara, dan Kalimantan. KPK menelusuri dan menemukan uang sekitar Rp 20 miliar itu diduga dia simpan secara tunai atau telah diubah menjadi aset tidak bergerak dan bergerak seperti tanah di beberapa lokasi dan sejumlah mobil yang menggunakan nama pihak lain.

Selain itu, KPK juga menemukan ketidaksesuaian antara penghasilan dia dengan aset yang dia miliki. Dia dijerat dengan pasal 3 dan atau pasal 4 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang junctopasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Saat ini, dia sedang menjalani vonis sembilan tahun penjara karena menerima suap Rp 6,5 miliar dan 354.300 dolar Amerika Serikat (senilai total Rp 11,5 miliar) terkait proyek jalan milik Kementerian PUPR tahun anggaran 2015 dan 2016 yang menjadi program aspirasi DPR.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


KPK Bantah tak Mampu Tangkap Harun Masiku

Korupsi Tanah di Munjul, KPK akan Panggil Anies dan DPRD DKI

Dewan Pengawas KPK Gelar Sidang Etik untuk Lili Pintauli

Sidang Perdana Dugaan Pelanggaran Etik Lili Hari Ini

KPK Sebut Red Notice Harun Masiku Direspons Negara Tetangga

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image