Kunjungan Wisatawan ke Garut Masih Sepi

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andri Saubani

Petugas menutup pagar masuk di Wisata Alam dan Budaya Candi Cangkuang, Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat ini objek-objek wisata di Garut telah dibuka setelah daerah itu berstatus PPKM level 2. (ilustrasi)
Petugas menutup pagar masuk di Wisata Alam dan Budaya Candi Cangkuang, Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat ini objek-objek wisata di Garut telah dibuka setelah daerah itu berstatus PPKM level 2. (ilustrasi) | Foto: ANTARA/Candra Yanuarsyah

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Seluruh objek wisata di Kabupaten Garut sudah kembali dibuka setelah daerah itu masuk dalam level 2 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada pekan lalu. Namun, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut pada akhir pekan kemarin masih relatif sepi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan mengatakan, sejumlah tempat wisata di kawasan selatan dan tengah daerah itu masih belum terlalu banyak dikunjungi wisatawan. Hanya beberapa hotel di kawasan Cipanas yang terpantau ramai wisatawan.

Baca Juga

"Kalau di Cipanas, hotel-hotel sudah ramai. Sementara tempat wisata yang lain relatif masih sepi," kata dia saat dihubungi Republika, Senin (30/8).

Meski ramai dikunjungi wisatawan, Budi menilai, penerapan protokol kesehatan (prokes) di hotel-hotel yang ada di kawasan Cipanas sudah dijamin memadai. Sebab, pihaknya sudah memastikan kesiapan prokes di sejumlah hotel di kawasan Cipanas sebelum akhir pekan kemarin.

Ia menambahkan, sejauh ini wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Garut masih didominasi oleh warga lokal. Menurut dia, belum banyak wisatawan dari luar kota yang datang berkunjung.

"Mungkin wisatawan dari luar, di kota masing-masing masih PPKM, jadi untuk berkunjung ke tempat lain masih terbatas," kata dia.

Budi belum bisa memastikan jumlah kunjungan wisatawan pada akhir pekan lalu. Saat ini, pihaknya masih mendata jumlah kunjungan wisatawan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Filipina Laporkan Tambahan 516 Kasus Covid-19 Varian Delta

Kasus Covid-19 di Jakarta Turun, Ini Langkah Anies

Sleman Miliki 119 Duta Perubahan Perilaku

Kapuskes Budi: Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Menurun

KPAI: 88 Persen Peserta Didik Bersedia Divaksinasi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image