'Setelah Divaksin, Saya Ingin Bertemu Pak Kyai dan Bu Nyai'

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Muhammad Fakhruddin

Setelah Divaksin, Saya Ingin Bertemu Pak Kyai dan Bu Nyai (ilustrasi).
Setelah Divaksin, Saya Ingin Bertemu Pak Kyai dan Bu Nyai (ilustrasi). | Foto: Antara/Asep Fathulrahman

REPUBLIKA.CO.ID,KUNINGAN –- Para santri mengaku rindu kembali ke pondok pesantren dan melakukan pembelajaran tatap muka. Untuk itu, mereka antusias mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Ungkapan para santri itu disampaikan di hadapan Presiden Joko Widodo, saat menyapa para santri yang menjadi peserta vaksinasi Covid-19 di sejumlah pondok pesantren melalui konferensi video, dalam kunjungan kerjanya ke Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kabupaten Kuningan, Selasa (31/8).

Salah satu santri dari Pondok Pesantren Al Muayyad, Sidoarjo, Jawa Timur, yang bernama Rafi Akbar Maulana Haqiqi, mengungkapkan kerinduannya untuk bisa belajar di pondok pesantren secara tatap muka. Dia berharap hal itu bisa segera terealisasi setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

‘’Harapan saya, Pak, setelah divaksin ini saya bisa mengaji dan bertemu Pak Kyai dan Bu Nyai di pondok pesantren. Saya sangat rindu mereka, Pak, saya sangat ingin mengaji bertatap muka bersama mereka, Pak,’’ ujar Rafi, santri yang merupakan anak petani yang menjadi korban lumpur Lapindo tersebut.

Rafi juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi Covid-19 itu. Dia berharap agar Covid-19 di Indonesia dapat segera ditanggulangi.

‘’Matur nuwun sanget Bapak Presiden atas pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Muayyad ini. Semoga Covid-19 ini segera teratasi,’’ tutur Rafi.

Hal senada disampaikan Luhut, seorang santri asal Pondok Pesantren Sabilul Mukminin, Kota Binjai, Sumatra Utara. Dia juga mengaku bersyukur telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Dia juga berharap cita-citanya untuk menjadi menteri di masa mendatang dapat terwujud.

‘’Terima kasih Pak Presiden, saya dan teman-teman Alhamdulillah sudah divaksin. Insya Allah 25 tahun kedepan saya ingin jadi menteri, Pak, seperti Pak Luhut,’’ tukas Luhut dengan semangat.

Sementara itu, Siti Hajar, santriwati asal Pondok Pesantren Sabilul Mukminin, Kota Binjai, Sumatra Utara, menyampaikan ucapan terima kasihnya melalui sebuah pantun yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

‘’Sungguh baik Pak Petani, pergi ke sawah menyemai benih. Terima kasih Pak Jokowi, saya sudah divaksin nih,’’ tutur Siti Hajar.

Dalam kunjungannya kali ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Ketika Santri Bertanya Soal Vaksin kepada Jokowi

Canberra Perpanjang Lockdown

Gibran Kumpulkan Kepala Sekolah Bahas Persiapan PTM

AS: Tak Ada Kasus Kematian Akibat Miokarditis-Vaksin Pfizer

Ratusan Santri dan Kiai Ponpes Yogyakarta Jalani Vaksinasi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image