Baru 8 Persen Siswa di Kabupaten Bekasi yang Divaksin

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Sejumlah pelajar menunjukkan surat keterangan vaksin COVID-19. ilustrasi
Sejumlah pelajar menunjukkan surat keterangan vaksin COVID-19. ilustrasi | Foto: ANTARA/RAHMAD

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Baru 8 persen anak-anak dengan rentang usia 12 hingga 18 tahun di Kabupaten Bekasi yang divaksinasi. Jumlahnya setara 200.000 jiwa.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menerangkan, meski capaian vaksinasi anak masih minim, namun ia memastikan kalau tenaga pengajar di Kabupaten Bekasi sudah divaksin semuanya.

Baca Juga

"Siswa yang sudah divaksin itu baru 8 persen, sebanyak 200.000 orang. Guru-guru sudah harus divaksin," kata Dani, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/9).

Total tenaga pengajar sebanyak 27.408 orang. Guru yang telah divaksin dosis satu dan dua sebanyak 22.756 orang, sedangkan yang belum divaksin dosis kedua dan belum sama sekali divaksin berjumlah 6.697 orang.

Para guru yang belum divaksin, rata-rata masih menunggu dosis kedua. Namun, ada juga mereka yang tidak divaksin karena alasan tertentu.

Sebelumnya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Bekasi telah mencapai 39,16 persen, atau setara lebih dari 850.000 jiwa.

Namun apabila vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat dan vaksinasi dosis ketiga nakes digabungkan, maka totalnya telah melebihi 50 persen.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Seniman Badut Bantu Edukasi Prokes di Sekolah

Wagub DKI: Sepekan PTM Terbatas Berjalan Baik

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMAN 1 Rancaekek

Komisi IV DPRD Solo Tinjau Pelaksanaan PTM Terbatas

Siswa SD di Kota Bekasi Belajar Tatap Muka Hari Ini

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image