Pemkab Kuningan Ingin UMKM Naik Kelas

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (ilustrasi). Pemkab Kuningan ingin UMKM di Kuningan naik kelas.
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (ilustrasi). Pemkab Kuningan ingin UMKM di Kuningan naik kelas. | Foto: ANTARA/RAHMAD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Pelatihan Vocational Ekspor Impor Produk UKM bagi para pelaku koperasi dan UMKM. Khususnya, usaha mikro di sektor perikanan atau peternakan secara hibrid di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar), pada Sabtu (18/9).

Sekda Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar berharap akan terus terbangun sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemkab Kuningan. 

Sebelum pandemi, ucap Dian, hasil survei BPS jumlah kemiskinan pada 2019 akhir, Kabupaten Kuningan termasuk dalam kabupaten termiskin kedua di Jawa Barat. Berdasarkan hal tersebut, pemerintah tentunya terus melakukan koreksi, pembenahan, dan penyempurnaan agar pengangguran dan kemiskinan berkurang. 

"UMKM Kuningan ingin naik kelas. Namun kita semua menyadari kita tidak dapat bergerak sendiri. Seluruh pemangku kepentingan harus berjalan bersama secara simultan," ucap Dian melalui keterangan tertulis, Ahad (19/9).

Dian menyebut beberapa kendala yang perlu diperhatikan terkait pengembangan UMKM di Kuningan. Antara lain, masih ada jenis produk yang kurang tepat yang tidak relevan untuk dikembangkan. Kemudian, menentukan harga yang belum sebanding dengan kualitas.

Lalu, memilih sumber daya manusia dan sistem promosi yang masih dilakukan secara konvensional, pemilihan lokasi juga kurang strategis. Hal ini menjadi fokus pembahasan untuk naik kelas dan diurai secara maksimal. 

"Peranan teknologi informasi dan media sosial harus juga dimaksimalkan oleh pelaku usaha. Tidak hanya promosi tapi juga jual beli daring agar dapat berkembang secara maksimal," ungkap Dian. 

Dian menilai legalitas produk usaha dan identitas produk UMKM juga penting agar lebih mudah mendapatkan akses perbankan. Kata Dian, program-program pemerintah diupayakan mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Dian juga mendorong pelaku UMKM menemukan keunikan produknya agar ada faktor pembeda dengan kompetitor. 

Pemkab Kuningan juga mengembangkan koperasi. Ada 675 koperasi yang digerakkan melalui transformasi digital manajemen. "Kami berharap, koperasi dan UKM dapat berjalan maksimal dan menguraikan pengangguran," kata Dian. 

 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kemenkop UKM Dukung Ekspor Impor Produk UKM Kuningan

Tingkatkan Bisnis, Inalum Dorong UMKM Gunakan Pasar Digital

Rumah Zakat Edukasi Kewirausahaan ke Warga

Surveyor Indonesia Manfaatkan Digitalisasi Bagi UMK

PT Perindo Siap Beli Ikan Milik UMKM

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image