Pemkot, TNI, dan Polresta Bogor Bentuk Tim Pemburu Vaksinasi

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto (kiri) bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro di Balai Kota Bogor, Jumat (5/2).
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto (kiri) bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro di Balai Kota Bogor, Jumat (5/2). | Foto: Republika/Shabrina Zakaria

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kodim 0606/Kota Bogor, dan Polresta Bogor bersinergi membentuk Tim Pemburu Vaksinasi untuk mempercepat pemenuhan target 100 persen warga yang menjadi sasaran vaksinasi dosis pertama pada akhir September 2021.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, tim memburu warga yang belum menjalani vaksinasi dilakukan secara preventif dan humanis. Keunikan Tim Pemburu Vaksinasi Kota Bogor, kata Bima, adalah merupakan personel perempuan dari berbagai unsur di Kota Bogor.

Di antaranya, srikandi Satpol PP Kota Bogor, karyawati Dinas Perhubungan, polwan, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), dan Wanita Angkatan Udara (Wara). Tim Pemburu Vaksinasi juga melibatkan camat, lurah, RW, dan RT di tempat tinggal warga agar lebih gencar mendata warganya dan berkoordinasi dengan tim karena tim tidak bisa bergerak sendiri.

"Saya yakin akan bisa menembus, titik-titik yang dituju," ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor tersebut saat memberi sambutan pada apel sinergitas di Markas Polresta Bogor, Senin (20/9).

Total jumlah warga Bogor yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 819.444 orang. Pembentukan tim ini, kata Bima, untuk lebih memaksimalkan capaian vaksinasi yang kini di Kota Bogor telah mencapai hampir 80 persen.

Namun, untuk terus melaju melewati target minimal 90 persen, kata Bima, pada September 2020, tim Satgas Covid-19 maupun tim pemburu vaksin perlu lebih bekerja keras. Dia menyebutkan, target jumlah warga makin berkurang.

Tetapi, tantangan menghadapi warga yang belum divaksin tentu lebih besar.Menerjunkan pertugas gabungan wanita, menurut dia, salah satu strategi Pemkot Bogor agar warga lebih terbuka menerima penjelasan pentingnya vaksinasi. Ada tiga tugas yang diemban tim, yaitu ketepatan strategi sasaran, waktu dan tempat bagi tim pemburu agar warga mau ikut vaksinasi yang diadakan Pemkot Bogor.

Dengan Tim Pemburu Vaksinasi, Bima berharap, angka target vaksinasi bisa mencapai 12 ribu sampai 15 ribu orang per hari dari kapasitas yang tersedia 23 ribu. "Apabila bekerja keras, insyaallah, target itu tercapai," katanya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Tim Pemburu Vaksinasi siap mendatangi warga hingga ke wilayah yang masih rendah tingkat capaian vaksinasi. Tim akan menyasar ke semua jenjang umur yang telah diwajibkan vaksinasi, seperti anak usia 12 tahun hingga lansia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemkot Bogor Lelang 110 Paket Proyek pada 2021

Disperumkim Perbaiki 7.575 Rumah tak Layak di Kota Bogor

Perbaiki 22 SD Rusak, Pemkot Bogor Anggarkan Rp 37 Miliar

Pemerintah Bantu Perbaiki 44 Rumah tak Layak di Kota Bogor

Pengelola Mal di Kota Bogor Keluhkan Sepi Pengunjung

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image