Alumni Akabri 1998 Gelar Vaksinasi Sasar 1.500 Warga Bogor

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Alumni Akabri 1998 sekaligus Ajudan Wakil Presiden Maruf Amin, Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo.
Alumni Akabri 1998 sekaligus Ajudan Wakil Presiden Maruf Amin, Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo. | Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Alumni Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republika Indonesia) tahun 1998 bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Polresta Bogor menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Puri Begawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/9). Vaksinasi yang digelar menyasar 1.500 warga Kota Bogor dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Danrem 061/Suryakencana Brigjen Achmad Fauzi, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, dan Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan.

Perwakilan Alumni Akabri 1998, Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo, mengatakan, kegiatan bakti sosial nusantara Akabri 98 dengan melaksanakan vaksinasi, bertujuan mendukung dan menyukseskan program pemerintah melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi massal. "Kewajiban semua pihak, termasuk alumni Akabri 98 bersinergi dengan pemerintah daerah," katanya di Kota Bogor, Selasa.

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi, Alumni Akabri 1998 menyediakan 3.000 dosis vaksin untuk 1.500 orang warga Kota Bogor dan sekitarnya. Penerima vaksin juga menerima paket sembako dari alumni Akabri tahun 1998. "Ini menjadi hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Sigit yang juga Ajudan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Sigit menjelaskan, Akabri 1998 yang dikenal dengan sebutan Nawahasta, ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Dia mengingatkan, masyarakat untuk mendukung program pemerintah dengan berpartisipasi menjadi penerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Wali Kota Bima Arya Sugiarto menuturkan, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Bogor sampai hari ini, mendekati 80 persen. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan warga yang divaksin bisa mencapai 100 persen pada akhir bulan.

"Kalau sulit mencapai target 100 persen, paling tidak bisa mencapai 90 persen sampai akhir bulan. Ternyata semakin sedikit sasaran penerima vaksin, semakin sulit mencapai target," kata Bima.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemkot, TNI, dan Polresta Bogor Bentuk Tim Pemburu Vaksinasi

Melihat Aksi Bima Arya Sugiarto Masuk Gorong-Gorong

Pertama di RI, Kota Bogor Deklarasikan Plastic Smart Cities

Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Bakal Terima Banyak Bantuan

BJB Serahkan Bantuan Rp 295,2 Juta untuk Bogor Mengaji

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image