Sadis, Pria di Bandung Barat Aniaya Istri Hingga Tewas

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi tengah menginterogasi Cecep Dadan (37 tahun), pelaku penganiayaan terhadap istrinya Nani Sudiani hingga berujung meninggal dunia, Rabu (22/9).
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi tengah menginterogasi Cecep Dadan (37 tahun), pelaku penganiayaan terhadap istrinya Nani Sudiani hingga berujung meninggal dunia, Rabu (22/9). | Foto: Republika/M Fauzi Ridwan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Cecep Dadan (37 tahun) warga Kabupaten Bandung Barat menganiaya istrinya, Nani Sudiani dengan menyundut rokok. Cecep menganiaya Nani hingga tewas akibat terbakar cemburu melihat istrinya berjalan dengan lelaki lain. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.

"Kejadian pada Rabu 15 September pukul 20.00 WIB. Kejadian seorang suami bernama Cecep berumur 37 tahun melakukan penganiayaan secara cukup sadis kepada istri sahnya di rumahnya di daerah Pada Asih Kabupaten Bandung Barat," ujar Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi, Rabu (22/9).

Baca Juga

Ia menuturkan, pelaku terbakar cemburu mendengar istrinya pergi dengan lelaki lain hingga akhirnya menganiaya istrinya dengan menggunakan tangan dan tongkat besi. Tidak hanya itu, pelaku menyundut korban dengan rokok.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, pelaku sempat cekcok dengan istrinya. Korban lalu memilih pergi dari rumah dan mengaku jalan dengan lelaki lain. Pelaku mendengar itu langsung emosi dan melakukan penganiayaan yang diakuinya baru dilakukan sekali.

"Cecep melakukan penganiayaan kepada istrinya dengan cara memukul istrinya menggunakan tangan dan kakinya juga menggunakan tongkat besi yang ada di rumahnya," katanya.

Kasatreskrim mengatakan pemukulan dilakukan di bagian paha, dada dan tengkuk bagian belakang. Pelaku secara sadar menganiaya korban hingga tengah malam dengan diakhiri menyundut korban dengan rokok.

Saat penganiayaan berlangsung, ia menuturkan hal itu dilakukan di depan istri siri pelaku. Istri sirinya yang melihat kejadian tersebut sempat meminta agar pelaku tidak melakukan tindak kekerasan. Namun permintaan istri sirinya tidak digubris oleh pelaku.

"Sesudah penganiayaan, mereka beristirahat. Saat subuh tiba, korban merasa sakit dan muntah. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Kurang dari 24 jam, ia mengatakan pelaku yang berprofesi sebagai pekerja bangunan ditangkap dan telah ditahan. Pihaknya mengenakan pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun kepada tersangka.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Atlet Disabilitas di Bandung Jadi Korban Penganiayaan

Polisi Tangkap Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Garut

Taruna PIP Semarang Diduga Tewas Dianiaya Seniornya

Polisi: Penganiaya Anggota Polsek Awayan Bukan ODGJ

Pria Pelaku Penganiayaan di Megamendung Seorang Residivis

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image