Vaksinasi Jadi Syarat Beroperasinya Wisata Pangandaran

Red: Sandy Ferdiana

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata | Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Komitmen menumbuhkan perekonomian tidak lantas melonggarkan upaya pencegahan sebaran Covid-19, khusunya di daerah wisata. Itulah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Saat ini, atas kegigihan dan kedisiplinan semua pihak, Kabupaten Pangandaran telah memasuki PPKM Level 2. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata membenarkan, ada lima objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Pangandaran, yang saat ini telah beroperasi.

Kelima objek wisata itu adalah Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak di Kalipucang, Pantai Batu Hiu Parigi, Pantai Batu Karas, dan Green Canyon. Pengoperasian kelima lokasi itu, tegas Jeje, tentu mengikuti ketentuan protokol kesehatan secara ketat.

Saat ini, papar Jeje, masih ada satu objek wisata yang belum diberi izin beroperasi, yakni Pantai Madasari. ‘’Tinggal Pantai Madasari yang belum kita buka karena masih ada pemilik warung yang tidak mau divaksin,’’ ujarnya saat meninjau pengoperasian sejumlah objek wisata di Pangandaran, belum lama ini.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta pemilik warung yang enggan divaksin itu untuk menutup sementara warungnya. Sementara untuk pemilik warung lainnya yang sudah divaksin diperbolehkan  membuka usahanya.

‘’Kita akan buka objek wisata Pantai Madasari, asalkan pemilik warung yang tidak mau divaksin harus ditutup. Ini kan merugikan yang lainnya,’’ tambah Jeje. Upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah daerah ini akan menjaga Kabupaten Pangandaran berada di posisi PPKM Level 2.

Pihaknya optimistis, dengan penerapan PPKM Level 2, maka geliat ekonomi akan tumbuh cepat. Oleh karena itu, Jeje mengajak semua pihak untuk mematuhi ketentuan pemerintah dalam program vaksinasi dan menjaga prokes.

Upaya lain yangt dilakukan Pemkab Pangandaran dalam menjaga status PPKM Level 2, yakni dengan menyiapkan pola terhindarnya kerumunan di lokasi objek wisata. Strategi memecah potensi kerumunan mulai diberlakukan di Kawasan Pantai Pangandaran.  

Strategi petugas dalam memecah konsentrasi pengunjung di objek wisata Pantai Pangandaran dianggap berhasil. Berdasarkan hasil pantauan Jeje, di objek wisata Pantai Pangandaran tidak terjadi penumpukan wisatawan, khususnya saat sunset dan sunrise.

Hampir sepekan ini, pihaknya terus memantau perkembangan di kawasan objek wisata, mulai dari pengawasan protokol kesehatan dan pemecahan kerumunan dengan pola satu arah. ‘’Pagi-pagi saya muter di objek wisata Pantai Pangandaran, tidak ada penumpukan pengunjung di pantai barat, semua berjalan normal dan lancar,’’ tambahnya.

Berdasarkan pantauan selama ini, pantai barat Pangandaran kerap menjadi pusat konsentrasi para pengunjung. Dengan menarapkan pola satu arah di pintu masuk, maka kerumunan bisa terhindarkan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


3.500 Warga Jadi Target Vaksinasi Merdeka di Kota Cirebon

Bupati Serang Pastikan Pelayanan Vaksinasi bagi Semua

Hendak Gelar Pilwu, 15 Desa Jadi Sasaran Vaksinasi Merdeka

MUI: Rumah Ibadah untuk Vaksinasi Perlu Dimaksimalkan

Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Wilayah Aglomerasi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image