Pemkot Depok Beri Anggaran Tambahan untuk Warga Terdampak

Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa sembako tanpa menunggu bansos dari Pemerintah Pusat di beberapa kelurahan di Kota Depok, Sabtu (24/7). Sebanyak 600 paket sembako dibagikan ke warga di Kelurahan Ratujaya, Pondokjaya, Gandul dan Limo.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa sembako tanpa menunggu bansos dari Pemerintah Pusat di beberapa kelurahan di Kota Depok, Sabtu (24/7). Sebanyak 600 paket sembako dibagikan ke warga di Kelurahan Ratujaya, Pondokjaya, Gandul dan Limo. | Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat menyiapkan anggaran tambahan untuk membantu warga yang terdampak bencana alam yang terjadi pada Selasa (21/6) dan mengakibatkan rumah-rumah dan fasilitas publik rusak. "Rencananya ada penambahan anggaran biaya tambahan (ABT) Tahun 2021 sebesar Rp 77 miliar. Hal ini dilakukan karena sisa anggaran belanja tak terduga (BTT) Kota Depok tahun ini sekitar Rp 5 Miliar," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangannya, Jumat (24/9).

Saat ini, Idris mengatakan, masih melengkapi data-data rumah dan fasilitas publik yang rusak. Nantinya semua data tersebut akan dirapatkan, mudah-mudahan cepat selesai, sehingga segera ada realisasi bantuan untuk perbaikan. 

Baca Juga

Idris menyebut untuk perbaikan kerusakan akibat bencana alam tersebut, harus menunggu ABT 2021. Namun, pihaknya akan menginventarisasi fasilitas yang harus diperbaiki terlebih dahulu. "Ada yang sifatnya ditunda dan darurat. Misalnya, fasilitas publik yang rusak, seperti pohon dan pagar, itu bisa ditunda. Tapi, kalau rumah warga harus cepat dibantu karena tempat berteduh mereka," katanya.

Mohammad Idris mengungkapkan kondisi Kota Depok pascaditerjang hujan deras dan angin kencang masih terkendali. Ia mengimbau seluruh pihak yang terdampak agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah yang terjadi.

"Ini merupakan cobaan, di dalam kehidupan akan selalu ada. Apalagi, kita belum selesai menghadapi pandemi, namun sudah ada bencana. Maka dari itu, kita harus sabar dan bersiap," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Dewan Kritik Rencana Ganjil-Genap di Jalan Margonda Raya

Kalsel kembali Kirim Bansos untuk Korban Banjir Kalteng

Wali Kota Depok Sampaikan Lima Kunci Sukses Pernikahan

Pemkot Depok Harap Bisa Gunakan TPPAS Lulut Nambo pada 2022

Pemkot Depok Lanjutkan Gebyar Vaksinasi Tahap Empat

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image