Sebanyak 90 Persen PAUD di Depok akan Gelar PTM Terbatas

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andri Saubani

Seorang guru memberikan arahan jalur pulang kepada siswa setelah  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Anyelir 1, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Pemerintah Kota Depok melakukan uji coba sejumlah Sekolah Dasar (SD) untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan menerapkan 50 persen siswa dan menerapkan protokol kesehatan untuk evaluasi sebelum memberikan izin seluruh sekolah pada tanggal 4 Oktober 2021.
Seorang guru memberikan arahan jalur pulang kepada siswa setelah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Anyelir 1, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Pemerintah Kota Depok melakukan uji coba sejumlah Sekolah Dasar (SD) untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan menerapkan 50 persen siswa dan menerapkan protokol kesehatan untuk evaluasi sebelum memberikan izin seluruh sekolah pada tanggal 4 Oktober 2021. | Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok memastikan, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik formal maupun nonformal siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas. Sebanyak 90 persen PAUD akan mulai membuka sekolahnya pada Senin, 4 Oktober 2021 mendatang.

"Dari 981 PAUD, terdiri dari TK, KB, TPA, Pos PAUD, TAAM  dan lainnya di Kota Depok sebagian besarnya atau 90 persen siap laksanakan PTM Terbatas mulai 4 Senin 4 Oktober," ujar Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD DIKMAS), Disdik Kota Depok, Yulia Oktavia usai meninjau simulasi PTMT di TK Prestasi Global, Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (28/9).

Menurut Yulia, sesuai Peraturan Wali Kota Depok, pelaksanaan PTM Terbatas di tingkat PAUD hanya dibatasi lima siswa dalam satu kelas.

"Siswa juga hanya diperbolehkan berada di sekolah selama kurun waktu maksimal dua jam. Nanti dibagi belajarnya sesuai sesi, tergantung keputusan sekolah masing-masing. Paling banyak siswa boleh sekolah tatap muka terbatas dua hari dalam seminggu," jelasnya.

Dia menjelaskan, selama berada di sekolah siswa tidak diperbolehkan membawa makanan, hanya diizinkan membawa minum. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Saya berharap seluruh satuan pendidikan tingkat prasekolah dapat menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama PTM Terbatas, yakni menjaga jarak siswa dalam kelas, penyediaan fasilitas mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, dan lain sebagainyam Kami ingin controlling para guru ditingkatkan untuk melihat penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi siswa dan warga sekolah," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Zee Zee Shahab: Saat ini Sekolah Online Masih Lebih Baik

Pelanggaran Prokes Saat PTM Masih Terjadi di Tasikmalaya

Depok Gelar PTM Terbatas pada 4 Oktober, Begini Aturannya

800 Siswa tak Hadir Saat PTM, Banyak yang Sudah Menikah

Level Kontrol PTM akan Ditambah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image