Ini Tiga Oknum Wartawan Ditangkap di Cileungsi

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto

Oknum wartawan surat kabar tertunduk saat polisi memperlihatkan barang bukti kasus pemerasan. (Ilustrasi)
Oknum wartawan surat kabar tertunduk saat polisi memperlihatkan barang bukti kasus pemerasan. (Ilustrasi) | Foto: Antara/Prasetia Fauzani

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Tiga oknum wartawan ditangkap di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Tiga orang berinisial JN, SM, dan ES itu ditangkap lantaran melakukan pengancaman, pemerasan, dan perampasan secara berulang-ulang sehingga meresahkan masyarakat.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam mengungkapkan, ketiga tersangka melancarkan aksinya dengan mengikuti korban, mencari kesalahan korban, memfoto, dan merekam korban dalam video. Hal itu pun dilakukan secara berkali-kali kepada pengunjung yang keluar dari hotel.

“Tersangka juga mengancam dan memeras korban. Dari hasil pemerasan, tersangka mendapatkan uang dari masing-masing korban dengan jumlah yang beragam, mulai Rp 3 juta hingga Rp 250 juta setiap orang,” ujar Andri dalam keterangannya, Kamis (30/9).

Andri menyebutkan, baik JN, SM dan ES berasal dari daerah yang berbeda. Tersangka JN dan ES berasal dari Kota Bekasi, sedangkan SM dari Kota Medan. 

Ketiganya, kata Andri, melakukan tindak pemerasan di berbagai tempat. Mulai dari Karawang, Bekasi, Kecamatan Cileungsi, Gunung Putri, Citereup, Cibinong, Sukaraja, Cisarua, Ciawi, Megamendung, dan Kota Bogor.

“Jika ditotal dari hasil pemeriksaan dari bukti-bukti di alat komunikasi tersangka, mereka sudah melakukan tindak pidana pemerasan dengan korban dan tempat kejadian perkara (TKP) kurang lebih 37 TKP,” ungkapnya.

Andri menjelaskan, ditangkapnya para tersangka diawali dari info masyarakat, tentang maraknya kejadian pengancaman dan pemerasan. Berdasarkan keterangan dari warga, tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum wartawan.

Tepatnya pada Kamis (23/9) sore, ketiga tersangka akhirnya berhasil ditangkap. Meskipun, sambung dia, pada awalnya para tersangka melakukan perlawanan ketika ditangkap. 

“Namun setelah ditemukan bukti-bukti, pelaku tidak bisa mengelak. Lalu kami lakukan pengembangan pada korban-korban yang juga pernah diperas para pelaku,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Andri, para tersangka dan barang bukti berupa sepeda motor, gawai, KTP, kartu ATM, dan tujuh kartu identitas wartawan diamankan ke Polsek Cileungsi. Polisi pun melakukan pengembangan dan proses sidik tuntas. Pasal yang dipersangkakan pada tersangka yakni Pasal 368 KUHP.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Polisi Tahan Tiga Oknum Mengaku Wartawan yang Peras Pejabat

Warga Bantul Diperas Wartawan Gadungan Rp 100 Juta

Polisi Tangkap Tiga Oknum Wartawan yang Diduga Ancam Warga

Oknum Wartawan Garut Lakukan Pemerasan ke Sekolah

Dewan Pers akan Buat Larangan Pemda Beri THR kepada Wartawan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image