BRIN: Breakwater tak Sepenuhnya Mereduksi Tsunami

Rep: Bayu Adji P/ Red: Esthi Maharani

Pemecah ombak (breakwater)
Pemecah ombak (breakwater) | Foto: ANTARA/AHMAD SUBAIDI

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Peneliti tsunami dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Widjo Kongko menyebut pemasangan pemecah ombak (breakwater) berupa tripod dan tetrapod tak sepenuhnya dapat mereduksi dampak tsunami. Justru, dalam beberapa kasus, material breakwater berpotensi terbawa tsunami ke daratan dan merusak.

Ia menjelaskan, material batu yang ada di breakwater bersifat mudah lepas ketika tertimpa tsunami, apalagi yang berkuatan besar. Ketika material itu lepas dan terbawa ke daratan justru dapat berpotensi membahayakan.

"Energi tsunami itu sangat luar biasa. Perlu kajian serius dan mendalam untuk mitigasi tsunami dengan breakwater," kata dia saat diskusi virtual, Jumat (1/10).

Ia mencontohkan, pada kejadian tsunami di Mentawai pada 2010 ditemukan ada koral seberat 80 ton yang terbawa ke daratan. Dari kasus itu, diasumsikan ketika breakwater dipasang berpotensi menjadi proyektil yang merusak daratan ketika terbawa tsunami.

Widjo menilai, hampir tidak ada insfratruktur yang bisa menahan tsunami. Bahkan, ketika kejadian tsunami di Jepang, meskipun di sana sudah ada tembok yang difungsikan untuk menahan gelombang, tapi hasilnya tak maksimal.

"Meski bisa mereduksi tsunami, tapi tak maksimal," kata dia.

Menurut Widjo, mitigasi untuk mereduksi gelombang tsunami yang paling efektif adalah dengan penanaman mangrove dengan jenis tertentu. Dari beberapa kejadian, ia menyebut kearifal lokal beruoa green belt sangat membantu mengurangi reduksi tsunami.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Mitigasi Tsunami, Pangandaran Butuh Breakwater

Susi Pudjiastuti: Pangandaran Butuh Breakwater

BRIN: Fungsi Kebun Raya tak Mengalahkan Satu Sama Lain

Bandara Antariksa di Indonesia? Ini Syaratnya Menurut BRIN

BRIN Benahi Kebun Raya Bogor

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image