GeoDipa Gandeng JQR Gelar Gebyar Vaksinasi Tahap Kedua

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Fakhruddin

Kerja sama GeoDipa dengan Pemprov Jabar merupakan salah satu upaya dalam mendukung gerakan vaksinasi untuk 37 juta jiwa warga Jawa Barat.
Kerja sama GeoDipa dengan Pemprov Jabar merupakan salah satu upaya dalam mendukung gerakan vaksinasi untuk 37 juta jiwa warga Jawa Barat. | Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- PT Geo Dipa Energi (Persero) “GeoDipa” bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Jawa Barat Quick Response (JQR) kembali menggelar gebyar vaksinasi tahap ke 2. Yakni, mengangkat tema #SentraVaksinasiGeoDipaUntukNegeri.

Vaksinasi tahap ke 2 ini, digelar untuk masyarakat di 3 (tiga) desa sekitar wilayah kerja proyek PLTP Patuha 2. Yakni, Sugihmukti, Alamendah, dan Panundaan bertempat di Hotel Abang Ciwidey akhir pekan lalu.

HSE & Safeguard Manager GeoDipa, Hefi Hendri selaku, Sentra Vaksinasi GeoDipa Untuk Negeri tahap ke-2 ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan sentra vaksinasi GeoDipa yang pertama sesuai dengan aturan dari dinas kesehatan.

"Sentra vaksinasi tahap dua ini sebagai bukti bahwa program pilot project untuk vaksinasi di area terdampak Proyek Lapangan Panas Bumi Patuha sudah terselesaikan dengan baik dan sesuai sasaran," ujar Hefi dalam siaran persnya, Senin (25/10).

Hefi berharap, project ini bersifat berkelanjutan. Sehingga mencapai target Herd Community sesuai dengan target pemerintah khususnya di tiga desa sekitar wilayah kerja proyek PLTP Patuha 2, Desa Sugihmukti, Desa Alamendah, dan Desa Panundaan di Kabupaten Bandung.

Sementara menurut Kepala Bidang Kerjasama dan Kemitraan JQR, Dito Budiman, pihaknya sangat memperhatikan kenyamanan dan protokol kesehatan selama berlangsungnya acara di area vaksinasi.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang melakukan vaksinasi. Sehingga kami menciptakan sistem agar gelaran vaksinasi dapat berjalan lancar tanpa adanya kerumunan. Kami juga menaruh perhatian lebih kepada para peserta penyandang disabilitas dan lansia sehingga menyediakan pendamping khusus bagi mereka," papar Dito.

Dilansir dari situs kemkes.go.id, pada tanggal 21 Oktober 2021 Kabupaten Bandung telah menyuntikan vaksin kepada 1.299.097 warga untuk vaksin dosis pertama atau 46,48 persen dari target provinsi. Sedangkan untuk vaksinasi dosis ke-2, Kabupaten Bandung telah memvaksin sebanyak 595.045 atau 21,29 persen dari target provinsi.

#SentraVaksinasiGeoDipaUntukNegeri tahap ke-2 dilaksanakan dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat serta mewujudkan gelaran vaksinasi yang ramah bagi para lansia, disabilitas dan anak-anak. Selain itu gelaran vaksinasi dilengkapi dengan ruang menyusui dan toilet terpisah serta para peserta vaksinasi juga mendapatkan paket imunitas sebagai upaya dari GeoDipa untuk pencegahan laju penyebaran Covid-19. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Komentar Bintang Muenchen Soal Vaksinasi Covid-19 Buat Heboh

Sekjen PBB Serukan Pemerataan Vaksin Covid-19

Moderna Sebut Vaksin Covid-19-nya Lindungi Anak-Anak

Ridwan Kamil Nyatakan Terus Komitmen Majukan Pesantren  

Percepat Vaksinasi, Desa Berdaya Rumah Zakat Tebar Hadiah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image