Menhan Prabowo Kunjungi Malaysia

Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto | Foto: Antara/Fikri Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mulai Kamis (28/10) melakukan kunjungan ke Malaysia selama dua hari, menyusul percakapan video dengan Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein pada 4 Oktober 2021. "Hari ini menandakan satu lagi detik penting bagi hubungan serumpun Malaysia-Indonesia terutama dari sudut diplomasi pertahanan," ujar Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein di Kuala Lumpur, Kamis.

Prabowo dan Hishamuddin pada Kamis melakukan pertemuan tatap muka, yang merupakan pertama kalinya antara menteri pertahanan kedua negara sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Lawatan Prabowo dimulai dengan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob.

Baca Juga

Setelah itu, Menhan RI mengunjungi Kementerian Pertahanan. Di sana, dia menerima sambutan kehormatan Kawalan Kehormatan Utama dari Batalion Pertama Resimen Askar Melayu DiRaja (RAMD). Kedua menteri kemudian melakukan pertemuan bilateral untuk membahas berbagai isu, khususnya soal kerja sama keamanan bilateral dan regional.

"Saya dan Pak Prabowo bertukar pandangan bahwa penting untuk setiap negara ASEAN mengukuhkan diplomasi pertahanan demi kepentingan keselamatan regional," katanya.

Dari sudut kerja sama pertahanan Malaysia-Indonesia, Hishamuddin dan Prabowo saling memuji dan menyampaikan penghargaan atas komitmen tentara nasional masing-masing yang kembali aktif mengadakan latihan militer bersama. "Kami turut melibatkan antara pelayanan kesehatan angkatan tentara kedua negara perlu ditingkatkan terutama melanjutkan kerjasama terbaik berkaitan pemberian vaksin, perawatan dan tes Covid-19," katanya.

Hishamuddin mengatakan, Malaysia juga menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama antara Angkatan Tentara Malaysia (ATM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keamanan perbatasan Malaysia-Indonesia, terutamanya melalui pengoperasian pos-pos gabungan. "Untuk sekarang ini, operasi gabungan antara Tentara Darat Malaysia (TDM) dan TNI adalah di enam penempatan Pos Gabungan yang tertumpu di sempadan Sarawak-Kalimantan," katanya.

TDM juga setuju untuk meneruskan latihan bersama antara angkatan tentara negara masing-masing dalam usaha menangani ancaman teroris melalui Latgabma Malindo Darsasa. Berkaitan kawalan perbatasan, ujar dia, Malaysia bakal menjadi tuan rumah GBC Malindo ke-42 pada Februari 2022.

"Kali terakhir musyawarah ini diadakan pada tahun 2018 disebabkan oleh pandemik Covid-19 dan kedua negara telah setuju untuk meneruskannya tahun depan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Gerindra: Prabowo Tokoh Favorit Milenial

Prabowo: Alutsista Harus Dirawat dengan Baik

Prabowo Serahkan Dua Kapal Perang kepada KSAL

Malaysia Sambut Utusan Khusus Sekjen PBB Baru di Myanmar

Rexy Mainaky Kembali Bergabung dengan Bulu Tangkis Malaysia

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image