In Picture: Nelayan Indramayu Kesulitan Peroleh Solar Nelayan

Rep: Dedhez Anggara / Red: Yogi Ardhi

Nelayan berada di atas kapal saat antre untuk membeli solar di SPBN Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). Nelayan setempat mengaku mulai sulit mendapat BBM dan harus antre beberapa hari di SPBN terimbas naiknya harga solar industri dari harga Rp9.500 menjadi Rp11.000 per liter. | Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
 
Nelayan menyiapkan solar dalam jerigen untuk persiapan melaut di Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). Nelayan setempat mengaku mulai sulit mendapat BBM dan harus antre beberapa hari di SPBN terimbas naiknya harga solar industri dari harga Rp9.500 menjadi Rp11.000 per liter. | Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
 

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Nelayan berada di atas kapal saat antre untuk membeli solar di SPBN Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). Nelayan setempat mengaku mulai sulit mendapat BBM dan harus antre beberapa hari di SPBN terimbas naiknya harga solar industri dari harga Rp9.500 menjadi Rp11.000 per liter. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.

sumber : Antara Foto
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Penerapan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur

Antrean Haji di Jawa Barat Capai 21 Tahun

Kenaikan Harga Solar Industri bagi Nelayan di Tegal

Terpuruk, Banyak Juragan Jual Kapal di Karangsong

Pertamina Dorong Pembangunan SPBU Nelayan di Ambon

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image