Capaian Vaksinasi di Garut Turun, Musim Hujan Jadi Alasan

Red: Andri Saubani

Siswa berusia 12-17 tahun melaksanakan vaksinasi di Al Mashduqi Boarding School, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (4/8).
Siswa berusia 12-17 tahun melaksanakan vaksinasi di Al Mashduqi Boarding School, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (4/8). | Foto: Diskominfo Garut

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mencatat capaian harian vaksinasi Covid-19 turun terdampak musim hujan. Banyak warga malas keluar rumah untuk datang ke sentra vaksinasi.

"Sekarang musim hujan turun, masyarakat malas keluar karena hujan," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Leli Yuliani saat dihubungi wartawan di Garut, Rabu (10/11).

Baca Juga

Ia menuturkan, target vaksinasi di Garut setiap sepekan sebanyak 125 ribu orang atau setiap harinya sekitar 19 ribuan orang mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama maupun kedua. Namun kondisi cuaca yang saat ini sering turun hujan, kata dia, mempengaruhi antusias masyarakat untuk divaksin, tercatat saat ini tercatat hanya 5 sampai 7 ribuan orang per harinya.

"Kita 125 ribuan seminggu itu, jadi kalau dibagi tujuh itu 19 ribuan, kalau musim sekarang 5 ribu sampai 7 ribuan," katanya.

Meski minat masyarakat untuk divaksinasi berkurang saat musim hujan, kata Leli, tidak menyurutkan petugas kesehatan di lapangan melaksanakan kegiatan vaksinasi di berbagai daerah. Capaian vaksinasi dosis pertama saat ini, kata dia, sudah hampir 49 persen, atau sedikit lagi akan mencapai 50 persen masyarakat Garut dari berbagai kalangan sudah divaksin.

"Vaksinasi belum mencapai target, tapi kita optimistis pekan ini untuk masyarakat umum bisa mencapai 50 persen," katanya.

Leli menambahkan terkait capaian sasaran vaksinasi lansia saat ini mengalami kendala, tercatat baru 33 persen atau belum bisa mencapai 40 persen sesuai anjuran pemerintah pusat. Adanya kendala sasaran lansia itu, kata dia, akan sulit mengubah status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Garut dari Level 3 ke Level 2 pada pekan depan.

"Optimistis kalau untuk dosis pertama, tapi kalau lansia kita ragu," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Kapolri: Berjuang dan Bersatu Padu Bangkit di Tengah Pandemi

Lima Kecamatan di Bantul Nihil Kasus Positif Covid-19

Kasus Covid di DIY Fluktuatif, Sultan: Masih Bisa Dikontrol

Warga Auckland Kembali Berbelanja di Mal

Tanda-Tanda Indonesia Menuju Endemi, Bisakah Dipertahankan?

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image