Aksi Ribuan Buruh di Gedung Sate Tolak PP nomor 36 Soal UMK

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah

Ratusan buruh yang tergabung di Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi di Jalan Diponegoro tepatnya di depan kantor Gedung Sate, Rabu (17/11).
Ratusan buruh yang tergabung di Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi di Jalan Diponegoro tepatnya di depan kantor Gedung Sate, Rabu (17/11). | Foto: M Fauzi Ridwan/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Jawa Barat menggelar aksi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/11). Mereka menuntut agar pemerintah tidak menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan UMK menggunakan peraturan pemerintah nomor 36 tahun 2021.

Para pekerja yang berasal dari berbagai wilayah di Bandung Raya terlebih dahulu melakukan aksi longmarch dari Jalan Pasteur menuju halaman Gedung Sate melalui flyover Pasopati. Aksi tersebut sempat menghentikan kendaraan yang melintas di jalur itu.

Baca Juga

"Hari ini aksi, kita akan melakukan aksi terus sampai Gubernur Jawa Barat tidak menetapkan kenaikan upah provinsi dengan PP nomor 36," ujar Ketua DPD SPN Jawa Barat Dadan Sudiana di hadapan ratusan pekerja.

Ia menilai peraturan nomor 36 tahun 2021 turunan dari Undang-undang Omnibus Law akan membuat upah tidak naik. Adapun jika terjadi kenaikan upah hanya berkisar nol hingga satu persen. "Semua aturan yang dikeluarkan menyiksa kita, Omnibus Law dan lainnya menyengsarakan kita. Tetap semangat, hidup buruh," katanya.

Dadan menambahkan para pekerja yang berasal dari Subang, Kota Bogor, Cianjur, Cirebon dan Karawang sudah bergerak menyikapi PP nomor 36 tersebut. Ia mengajak semua pekerja untuk terus bergerak. "Semua sudah bergerak dan akan terus dilakukan (demo), jangan pernah berhenti. Kita hentikan produksi," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Buruh Jabar Ancam Mogok Jika Upah Dihitung dengan PP 36/2021

UMP 2022 Naik, Menaker Minta tak Ada Penangguhan Pembayaran

UMP Cuma Naik 1 Persen, KSPI: Lebih Parah daripada Orba!

Marah UMP Naik 1 Persen, 2 Juta Buruh Siap Mogok Nasional

Menaker: Penetapan Upah tak Sesuai Berpotensi Picu PHK

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image