15 Rumah di Lahan PT KAI Digusur

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Fakhruddin

Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan saat penertiban lahan aset milik PT KAI di Jalan Anyer Dalam, Batununggal, Kota Bandung, Kamis (18/11). Sebanyak 25 rumah yang berada di atas lahan milik PT KAI tersebut ditertibkan untuk proyek pembangunan kawasan Laswi City Heritage. Foto: Republika/Abdan Syakura
Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan saat penertiban lahan aset milik PT KAI di Jalan Anyer Dalam, Batununggal, Kota Bandung, Kamis (18/11). Sebanyak 25 rumah yang berada di atas lahan milik PT KAI tersebut ditertibkan untuk proyek pembangunan kawasan Laswi City Heritage. Foto: Republika/Abdan Syakura | Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Sebanyak 15 bangunan rumah yang berada di lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Anyer RT 05 RW 04, Kota Bandung ditertibkan petugas pada Kamis (18/11) pagi. Rumah-rumah tersebut dirobohkan menggunakan alat berat dan penghuni diminta untuk mengosongkan bangunan.

Kuasa hukum warga, Tarid Ferdiana menilai tindakan PT KAI yang melakukan penertiban di saat sedang berlangsung gugatan di Pengadilan Negeri Bandung arogan. Ia mengatakan apabila sudah masuk ranah gugatan maka kewenangan berada di pengadilan.

"Ini sikap arogansi dari PT KAI, mereka tahu kalau ini sedang dalam gugatan, tapi tetap dilakukan pembongkaran paksa," ujarnya kepada wartawan. Ia mengatakan objek yang masih dalam sengketa tidak boleh dilakukan penertiban.

Pihaknya bersama warga akan tetap melanjutkan gugatan di pengadilan. Tarid mengatakan warga ingin menanyakan terkait status kepemilikan tanah dan apabila sudah jelas maka dilanjutkan ke ganti rugi bangunan rumah.

"Pembacaan gugatan dijadwalkan 2 Desember setelah itu jawab menjawab dan pembuktian. Prosesnya masih panjang," katanya.

Terpisah Humas PT KAI Daop II Bandung Kuswardoyo mengklaim bahwa penghuni dari bangunan rumah yang ditertibkan sudah menerima sehingga penertiban dilakukan. Mereka sudah memahami telah membangun diatas lahan PT KAI.

"Sebenarnya tidak ada masalah dan mereka sudah melakukan pemindahan barang," ujarnya. Pihaknya bahkan memfasilitasi kendaraan bagi warga yang hendak melakukan pindahan.

Terkait dengan gugatan yang masih dilakukan pengadilan ke PT KAI, ia menyebut tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pihaknya tetap akan melakukan penertiban bangunan yang berada di lahan PT KAI.

"Silakan kalau mereka mau melakukan gugatan, itu masih berjalan silahkan saja tidak menjadi masalah," katanya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


25 Rumah Warga di Atas Tanah Aset PT KAI Digusur (2)

Menyambung Kembali Jalur Kereta di Ranah Minang

Peringati Hari Pahlawan, Petugas KAI Pakai Baju ala Pejuang

PT KAI Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan

Sri Mulyani Manfaatkan SAL Tahun 2021 Rp 20,1 T untuk PMN

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image