Polisi Tembak Mati Tersangka Perampokan di Medan

Red: Ilham Tirta

Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi Penembakan | Foto: Pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Polisi menembak mati seorang lelaki IGL (43 tahun), terduga perampokan seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial M (42) di Kota Medan, Sumatera Utara. Perampokan pada Rabu (1/12) tersebut berujung kematian korban.

Kepala Polrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengeklaim, pelaku ditembak karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan. "Petugas sempat membawa pelaku ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong," kata dia, Kamis (2/12).

Baca Juga

Riko mengatakan, motif perampokan IGL dilatarbelakangi masalah ekonomi. Peristiwa tersebut bermula saat IGL memesan layanan ojek online pada Rabu (1/12) dini hari, melalui aplikasi di handphone milik teman pelaku berinisial S.

Namun setelah sampai di lokasi, pelaku tidak mau membayar tarif ojek online dengan alasan tidak memiliki uang. Lalu terjadi percekcokan antara keduanya.

Pelaku kemudian memukul dan mencekik korban hingga meninggal dunia. "Pelaku lalu membawa mobil korban dan membuang jenazah korban di daerah Kecamatan Medan Johor," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Polisi Tembak Mati Tersangka Perampokan

Polisi Tembak Mati Perampok Toko Emas Bersenpi di Medan

Polisi Tembak Perampok Bersenjata di Kotabaru

Polisi Tembak Dua Perampok Minimarket di Sukabumi

Polisi Tembak Perampok dengan Korban Pelajar

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image