Jabar Mulai Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Sembilan Daerah

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andri Saubani

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 ke murid sekolah dasar di Sekolah Yos Sudarso, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (14/12/2021). Pemerintah lewat Kementerian kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 - 11 tahun untuk tahap pertama di sejumlah Provinsi.
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 ke murid sekolah dasar di Sekolah Yos Sudarso, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (14/12/2021). Pemerintah lewat Kementerian kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 - 11 tahun untuk tahap pertama di sejumlah Provinsi. | Foto: Antara/Teguh Prihatna

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk usia anak anak 6 hingga 11 tahun. Hal ini, dilakukan untum mempercepat terwujudnya herd immunity.

Menurut Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jawa Barat Dedi Supandi, sebagai langkah awal, vaksinasi Covid-19 untuk kelompok usia 6 hingga 11 tahun tersebut akan digelar di 9 kabupaten kota. Adapun, sembilan daerah yang menggelar vaksinasi Covid-19 untuk kelompok usia 6 hingga 11 tahun ini, yaitu Kota Bandung, Kota Banjar, Kota Bekasi, Kota Bogor, Jota Depok, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Ciamis.

Baca Juga

"Untuk jenis vaksinnya menggunakan Sinovac," ujar Dedi, Selasa (11/12).

Menurut Dedi, sebanyak sembilan kabupaten dan kota yang menggelar pelaksanaan vaksinasi untuk kelompok usia 6 hingga 11 tahun ini adalah daerah yang telah mencapai dosis pertama 70 persen dan capaian vaksinasi lansia di atas 60 persen.

"Pelaksaanan akan dilakukan bertahap. Sasaran pertama itu kepada anak-anak di kabupaten kota yang capaian vaksinasi dosis pertamanya sudah mencapai 70 persen dan vaksinasi lansia sudah di atas 60 persen," katanya.

Menurutnya, alasan menggelar vaksinasi kelompok anak usia 6 hingga 11 tahun di sembilan kabupaten kota tersebut karena sejauh ini mayoritas kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat menimpa usia produktif atau mulai dari usia 30 tahun.

"Sementara kasus aktif Covid-19 di usia 6 hingga 11 tahun ini mencapai kurang lebih 13 persen dari keseluruhan. Dari 13 persen itu masih termasuk data 12 sampai 17. jadi sebetulnya untuk usia 6 hingga 11 tahun ini masih di bawah 13 persen," katanya.

Dedi menjelaskan, jika dihitung berdasarkan capaian vaksinasi dosis pertama 70 persen dan vaksinasi lansia di atas 60 persen di sembilan kabupaten kota, akan ada 1.429.582 sasaran untuk vaksinasi anak. Secara terrinci sembilan kabupaten kota tersebut, yaitu Kabupaten Bandung Barat 179.531 sasaran, Kabupaten Bekasi 310.350 sasaran, Kabupaten Ciamis 106.781 sasaran, Kota Bandung 223.175 sasaran, Kota Banjar 17.771 sasaran.

"Kota Bekasi 237.715 sasaran, Kota Bogor 100.862 sasaran dan Kota Cimahi 52.940 sasaran. Dan yang terakhir adalah Kota Depok 200.457 sasaran," katanya.

Menurut Dedi, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada kabupaten kota yang belum mencapai 70 persen vaksinasi dosis pertama dan 60 persen vaksinasi lansia. Dengan demikian, sejumlah daerah tersebut pun dapat segera menggelar vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun.

Sedangkan untuk pelaksanaannya, kata dia, vaksinasi akan di lakukan di Rumah Sakit, Puskesmas termasuk di pos pelayanan vaksin di sekolah.

"Kita berharap bahwa vaksinasi usia anak ini bertujuan mencegah sakit berat pada anak akibat Covid-19, juga mencegah penularan dan mempercepat capaian herd immunity," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Moms, Lakukan Ini Jika Anak Alami KIPI Usai Divaksinasi

Orang Tua Khawatirkan Efek Samping Vaksinasi Anak? Ini Jawaban Satgas IDAI

Cerita Keiza Siswi SD Seusai Divaksin: Teman-Teman Jangan Takut Divaksin Ya!

Mendagri Minta Aceh Penuhi Target Vaksinasi 70 Persen

Rencana Pemerintah Tahun Depan, Booster Hingga Vaksin Merah Putih 

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image