Satgas Larang Perayaan Tahun Baru di Tasikmalaya

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andri Saubani

Suasana di simpang Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Suasana di simpang Masjid Agung Kota Tasikmalaya. | Foto: Republika/Bayu Adji P

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya melarang segala jenis perayaan malam tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sejumlah ruas jalan di pusat Kota Tasikmalaya akan ditutup.

Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, tempat-tempat seperti kafe dan hotel tidak diperkenankan untuk membuat kegiatan perayaan tahun baru. Kegiatan lain pada 31 Desember hanya diperbolehkan hingga pukul 22.00 WIB.

Baca Juga

"Kalau kegiatan biasa silakan sampai jam 22.00 WIB, masih boleh hiburan. Hanya saja malam tahun barunya, karena malam strategis untuk mereka pendatang yang akan mengadakan kegiatan, ditiadakan," kata dia dia usai rapat koordinasi, Rabu (22/12).

Menurut dia, satgas juga akan memperketat akses keluar masuk Kota Tasikmalaya. Ia mengatakan, pengetatan itu akan dilakukan oleh aparat TNI dan Polri, dibantu oleh petugas Satpol PP, di wilayah perbatasan.

Yusuf menambahkan, pihaknya juga akan menutup sebanyak 24 titik ruas jalan pada malam tahun baru. "Itu untuk antisipasi kerumunan pada malam tahun baru," kata dia.

Ia menegaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya tak melarang warga dari luar kota untuk datang. Namun, warga dari luar kota harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan sudah divaksin.

Menurut Yusuf, petugas akan melakukan pengecekan terkait status vaksinasi warga. Sementara itu, di hotel dan objek wisata, akan dilakukan pengecekan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Saya lihat saat ini memang belum maksimal penggunaan PeduliLindungi, tapi saya akan ingatkan PHRI untuk pengetatan ini. Jangan mereka belum pernah divaksin, masuk ke hotel, menginap. Kita antisipasi itu," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Ganjil-Genap Diberlakukan di Cirebon Bagi Kendaraan Non Aglomerasi

Polrestabes Dirikan 19 Pos Pantau Libur Nataru di Bandung

Jelang Nataru, Pemkot Malang Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Kota

Ratusan Pemudik Masuk Jateng, Kapolda: 'Tingkatkan Pemeriksaan dan Pendataan'

Sultan HB X Minta Pelaku Wisata Jadi Teladan Disiplin Prokes

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image