Masih Ada 13,6 Juta Orang di Jawa Bali Belum Divaksinasi Covid-19

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andi Nur Aminah

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. | Foto: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Antara/

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, masih ada 13,6 juta orang di Jawa dan Bali atau sebanyak sembilan persen masyarakat yang masih belum divaksinasi Covid-19. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong percepatan vaksinasi, terutama di kabupaten kota yang dosis pertamanya masih di bawah 50 persen.

“Masih ada 13,6 juta orang di Jawa Bali atau sembilan persen yang belum terlindungi. Jadi angkanya tidak kecil,” ujar Luhut saat konferensi pers di Kantor Presiden usai rapat terbatas, Senin (10/1/2022).

Baca Juga

Luhut mengatakan, kabupaten kota yang vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat umum dan lansia masih di bawah 50 persen menjadi prioritas utama percepatan vaksinasi, seperti di daerah Pamengkasan, Sumenep, dan juga Bangkalan. “Berita baiknya, saat ini hanya dua kabupaten kota di Jawa Bali dengan kondisi dosis satu yang berada di bawah 50 persen,” tambah Luhut.  

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tingginya kasus varian Delta di Indonesia salah satunya disebabkan karena angka cakupan vaksinasi yang masih rendah. Karena itu, percepatan vaksinasi ini menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadinya perluasan kasus akibat varian Omicron.

Ia melanjutkan, capaian dosis satu vaksinasi di wilayah Jawa Bali saat ini terus mengalami peningkatan. Sedangkan vaksinasi dosis pertama untuk anak-anak di Jawa Bali pun juga telah mencapai 36 persen. “Dari pencapaian tersebut, pemerintah masih belum puas dan kita ingin mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak-anak terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, Indonesia saat ini berada di posisi keempat dunia pada jumlah masyarakat yang telah divaksinasi. Sebanyak 169 juta masyarakat Indonesia telah divaksinasi dosis pertama. Posisi Indonesia inipun telah melampaui Brasil yang sudah memvaksinasi 166 juta rakyatnya. “Kita ada di bawah Cina 1,2 miliar, India 880 juta, dan Amerika Serikat 246 juta,” tambah Budi.

Selain itu, hampir semua provinsi juga telah mencapai target vaksinasi yakni sebesar 70 persen untuk dosis pertama. Menurut Menkes Budi, masih ada lima provinsi yang belum mencapai target ini, yakni Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Ia juga memastikan, Indonesia masih memiliki cukup stok vaksin Covid-19 yakni sekitar 150 juta dosis. “Stok vaksin yang ada dipegang pemerintah sekarang ada 446 juta total. Jadi kalau sudah disuntikkan 288 juta masih ada lebih dari 150 juta dosis yang kita bisa suntikkan,” jelas dia.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


Masih Ada 13,6 Juta Orang di Jawa Bali Belum Divaksinasi

Mikro Lockdown Krukut, Bukti Ganasnya Penyebaran Varian Omicron

Prancis: Kebijakan Sertifikat Vaksin Lebih Ampuh Daripada Kewajiban Vaksin

Enam Orang Terpapar Omicron di Depok

'Sekali Lagi, Tahan Pergi Keluar Negeri'

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image