Kapolri Harap Kortas Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi Indonesia

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/1).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/1). | Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, perlunya divisi khusus di Polri yang bertugas khusus dalam pencegahan dan penindakan kasus korupsi. Karenanya, diperlukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor).

"Kita akan memanfaatkan kemampuan mereka untuk memperbaiki IPK (indeks persepsi korupsi), menjadi standar internasional karena perbaikan satu poin meningkatkan perbaikan," ujar Listyo usai rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (24/1).

Di dalam Kortas Tipikor, terdapat Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Tindak Pidana Korupsi. Di mana satuan tersebut berisi 44 manta pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah resmi dilantik sebagai aparatur sipil negara (ASN).

"Khususnya di dalam penegakan hukum di bidang korupsi, kami sampaikan bahwa ini menjadi sangat penting. Khususnya bagaimana dengan menggunakan sistem, kita bisa mengurangi kebocoran-kebocoran yang terjadi dan risiko-risiko kerugian negara," ujar Listyo.

Ia mengatakan, Polri sudah melakukan rapat untuk membahas terbentuknya Kortas Tipikor Polri. Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera mengirimkan surat terkait hal tersebut kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Jadi tentunya kita bisa mengajukan dan prosesnya kemudian ada proses harmonisasi dilakukan dan itu tentunya kita harapkan bisa berjalan lancar," ujar Listyo.

Polri, kata Listyo, berkomitmen dalam perbaikan indek persepsi korupsi di Indonesia. Harapannya dengan Kortas Tipikor yang berisikan 44 mantan pegawai KPK, perbaikan tersebut dapat terwujud.

"Saya kira rekan-rekan kami dari teman-teman eks 44 dari mantan KPK memiliki kemampuan khusus yang akan kami dorong untuk kemudian bisa memperbaiki IPK," ujar Listyo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Komisi III: Restorative Justice di Luar Jawa Harus Ditingkatkan

Kapolri: #PercumaLaporPolisi Jadi Bahan Evaluasi Polri

Jenderal Listyo: Polri Cari Hoegeng Baru

Kapolri Listyo Klaim Penyimpangan Anggota Polisi Menurun

Kapolri Dukung Penuh Program Muhammadiyah Terkait Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image