In Picture: Harga Minyak Goreng yang Tinggi Turunkan Daya Beli Masyarakat

Rep: Adeng Bustomi/ Red: Yogi Ardhi

Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Jumat (18/3/2022). Akibat Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran dibandingkan saat terjadinya kelangkaan. | Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
 
Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Jumat (18/3/2022). Akibat Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran dibandingkan saat terjadinya kelangkaan. | Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
 

REPUBLIKA.CO.ID,CIAMIS -- Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Jumat (18/3/2022). Akibat Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran dibandingkan saat terjadinya kelangkaan. 

sumber : Antara Foto
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kapolri: Masyarakat Harus Terima Harga Minyak Goreng Sesuai HET

Ujung Cerita Kisruh Minyak Goreng: Kapitalisme Berjaya, Rakyat Merana

Harga Minyak Goreng Meroket, Harga Tempe Goreng Naik

Kadin Dukung Pemkab Lumajang Stabilkan Harga Minyak Goreng

Disperindag Kota Kediri Distribusikan Minyak Goreng untuk Pedagang

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image