Jelang Ramadhan, Sekda Jabar Ingatkan OPD Jaga Stok 12 Bahan Pokok

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja minta OPD di Jabar untuk awasi stok bahan pangan menjelang Ramadhan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja minta OPD di Jabar untuk awasi stok bahan pangan menjelang Ramadhan. | Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar, diminta untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok dan stabilitas harga pangan. Hal tersebut penting untuk menghindari terjadinya gejolak kelangkaan di masyarakat, terutama menjelang datanganya bulan suci Ramadhan.

Ke 12 bahan pokok yang menjadi penting dan harus diawasi yakni, beras, jagung, kedelai, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, dan telur. 

“Nah itu kita harus pantau 12 bahan pokok pangan kita. Kepala Dinas KPP menjelaskan, sampai Idul Fitri dua bahan pokok yang harus benar-benar kita awasi, yakni cabai rawit dan gula,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Ketersediaan, Stabilisasi Harga dan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok di Ruang Rapat Sanggabuana Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (22/3/2022). 

Setiawan mengatakan, pelaksanaan rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat penanganan pangan yang dipimpin oleh tiga menteri. Yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian, serta Kepala Badan Katahanan Pangan Nasional. 

“Pada intinya kita melihat perkembangan akhir-akhir ini dipandang perlu mempersiapkan dengan sangat serius menghadapi Bulan Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Setiawan. 

Dia berharap melalui rakor ini menjadi upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok, stabilitas harga, keamanan dan kelancaran distribusi, serta terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap stabilisasi harga, maupun distribusi bahan pokok. 

Karena itu, Setiawan menghimbau, OPD terkait dalam penanganan pangan di Provinsi Jabar agar terintegrasi dalam satu aplikasi. Hal ini, untuk memudahkan dalam monitoring dan evaluasi serta pengambilan kebijakan yang akurat. 

“Semua OPD kan mempunyai aplikasi untuk sistem informasinya. Saya minta itu semua diintegrasikan supaya informasi hanya satu nantinya, tapi digunakan untuk semua perangkat daerah,” katanya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemprov Jabar Akan Segera Revitalisasi Situ Gede, Segini Anggarannya

Jawa Barat Alokasikan Rp 15 Miliar untuk Operasi Pasar Murah

Ridwan Kamil Bonceng Pembalap Senior Tjetjep Heryana

Pasar di Kota Bogor akan Terima Minyak Goreng Curah Subsidi

Jabar Gelar Connecti City 2022 Rumuskan Rekomendasi untuk G20

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image