Kota Cirebon Genjot Vaksinasi Booster

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, capaian vaksin booster di Kota Cirebon sebanyak 18 persen sebenarnya cukup baik dibandingkan daerah lainnya.
Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, capaian vaksin booster di Kota Cirebon sebanyak 18 persen sebenarnya cukup baik dibandingkan daerah lainnya. | Foto: Diskominfo Kota Cirebon

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Capaian vaksinasi Covid-19 dosis tiga atau booster di Kota Cirebon hingga kini masih minim. Dibutuhkan akselerasi dan percepatan untuk bisa mencapai target 100 persen.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di Kota Cirebon baru sekitar 18 persen. "Ada faktor yang menjadi kendala," kata Agus, Kamis (31/3/2022). 

Adapun kendala itu di antaranya adalah kurangnya antusiasme masyarakat terhadap vaksin booster serta melandainya kasus positif dan penyebaran Covid-19. Padahal, lanjut Agus, vaksinasi booster yang dilakukan enam bulan setelah vaksin dosis kedua dilakukan untuk memperkuat imunitas. Pasalnya, setelah enam bulan vaksinasi, imun mulai melemah sehingga perlu booster lagi.

Agus menjelaskan, capaian vaksin booster di Kota Cirebon sebanyak 18 persen sebenarnya cukup baik dibandingkan daerah lainnya. Namun, tetap dibutuhkan akselerasi kembali untuk bisa mengejar target 100 persen. Untuk itu, camat diminta melakukan satu pengerahan dan semacam sentra vaksinasi, bekerja sama dengan puskesmas setempat.

Sentra-sentra vaksinasi, baik yang dilakukan TNI maupun Polri, juga terus dilakukan di sejumlah titik. Begitu pula vaksinasi Covid-19 di puskesmas-puskesmas.

Untuk itu, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk mendatangi puskesmas terdekat maupun sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksin dosis kedua maupun booster.

"Untuk capaian vaksin dosis kedua, di Kota Cirebon sudah hampir 98 persen," tutur Agus. 

Meski terus menggenjot vaksinasi, Agus juga tetap mengingatkan masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin. Setidaknya dengan menggunakan masker.

Agus menyatakan, di tengah menggeliatnya perekonomian saat ini, disiplin menjalankan prokes tetap dibutuhkan. Dengan demikian, bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Tanpa Vaksin Booster, Pemudik Tetap Harus Tes Antigen/PCR

Satgas: Tidak Ada Penyekatan Saat Mudik Lebaran

Wapres: Daerah Tujuan Para Pemudik Harus Bersiap Terapkan Prokes

Warga Kurang Antusias, Capaian Vaksinasi Penguat di Cirebon Masih Minim

UGM Kembali Vaksinasi Booster Massal  

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image