Daop 2 Bandung Imbau Warga tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api

Red: Agus Yulianto

Sejumlah anak ngabuburit di rel Kereta Api di kawasan Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung.
Sejumlah anak ngabuburit di rel Kereta Api di kawasan Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung. | Foto: Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA - PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau warga tidak ngabuburit di sepanjang jalur rel kereta api. Pasalnya, karena kegiatan itu bisa membahayakan keselamatan.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan, bahwa perusahaan menyampaikan imbauan itu karena selama Bulan Ramadhan banyak warga yang ngabuburit di area jalur kereta api di Purwakarta dan Bandung.

Kuswardoyo mengatakan, bahwa perusahaan sudah memasang spanduk berisi larangan beraktivitas di jalur kereta. Menurut dia, PT KAI juga sudah menyosialisasikan ketentuan dalam Pasal 173 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang menyebutkan bahwa masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan pelayanan perkeretaapian.

Ia menjelaskan, pula bahwa menurut Pasal 181 ayat (1) dalam undang-undang tentang perkeretaapian, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api. 

"Pelanggar ketentuan dalam pasal tersebut, bisa dipidana penjara paling lama tiga bulan atau didenda paling banyak Rp 15 juta," ucapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


PT KAI Daops 2 Bandung Siagakan 765 Personel Plus Anjing Pelacak

DAOPS 2 Bandung Tambah Petugas Pemeriksa Rel

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image