Paket Lelang Kegiatan Fisik Kota Bogor Masih Minim

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. | Foto: Republika/Shabrina Zakaria

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum melelangkan sejumlah program prioritas fisik pada 2022. Hal itu pun akan terus dipantau oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Hingga saat ini, tercatat baru pembangunan tahap kedua Gedung Perpustakaan senilai Rp 10 miliar, yang sudah masuk tender. Padahal, pada awal tahun Bima Arya sudah meminta agar proyek-proyek fisik bisa ditender di awal tahun. Dengan tujuan dapat meminimalisasi keterlambatan pada tahap pekerjaan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Bima Arya sendiri yakin, dalam waktu dekat program-program fisik prioritas Kota Bogor tahun ini akan segera masuk tender. Meskipun, ia juga mengakui, ada beberapa kendala pada dinas terkait.

“Kalau saya cek ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Insya Allah semua sesuai jadwal. Yang pasti saya, Bu Sekda dan Asisten, akan terus memelototi ini terus,” kata Bima Arya, Kamis (14/4).

Bima Arya mengaku, setiap hari selalu memantau Dinas PUPR, agar segera melakukan percepatan tender sejumlah program prioritas fisik pada 2022. Namun, dia tak memungkiri, jika ada beberapa kendala belum masuknya pekerjaan-pekerjaan fisik untuk tender.

Di antaranya, kata dia, terkait review di Inspektorat. Dia pun meminta, inspektorat untuk mempercepat proses review yang diserahkan dinas-dinas yang akan memproses tender.

“Kendala? Review Inspektorat. Kan semua harus melalui itu dulu. Jadi Inspektorat harus dipercepat,” ucapnya.

Secara umum, dia percaya diri pekerjaan-pekerjaan fisik Pemkot Bogor tahun ini akan selesai sebelum akhir tahun. Bima Arya juga menargetkan semua pekerjaan fisik selesai pada Oktober 2022.

Kecuali, lanjutan revitalisasi Masjid Agung, yang nilai pekerjaannya pada tahun ini mencapai Rp 27 miliar. “Oktober 2022 semua pekerjaan fisik saya targetkan sudah selesai semua lah. Kecuali Masjid Agung ya, agaknya di November atau Desember,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi menuturkan, beberapa proyek strategis Kota Bogor harus melalui review terlebih dahulu oleh Inspektorat.

“Ada beberapa harus review dulu oleh Inspektorat. Ada juga yang kita persiapkan lelang, finishing akhir untuk kita tenderkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kejar Capaian Vaksinasi Booster, Pemkot Bogor Jemput Bola

Pekan Depan, Warga Bogor Bisa ke Sukabumi Naik Kereta

Wali Kota Bogor Larang Kegiatan Sahur di Jalan

Bima Arya Kesal Badan Pembangunan AS Batalkan Undangan Sepihak

Pemkot Bogor Belum Punya Uang Untuk Bayar Utang Gaji PDJT

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image